olahraga

Pegadaian Championship : PSMS Medan Kembali Mengalami Kekalahan Atas Garudayaksa FC

Sabtu, 11 April 2026 | 19:38 WIB
Keterangan Foto : Pemain PSMS Clayton da Silva berduel dengan pemain Garudayaksa (Realitasonline.id / ig : @official_psmsmedan)

Realitasonline.id - OLAHRAGA | PSMS Medan kembali menelan hasil buruk dan belum pernah meraih kemenangan usai kalah dari Garudayaksa FC 1-0.

Dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-24 mempertemukan antara Garudayaksa FC kontra PSMS Medan yang berlangsung di Stadion Pakansari Sabtu (11/04/2026) sore WIB.

Laga berjalan dengan tempo cepat sejak peluit awal dibunyikan. Garudayaksa yang bermain dihadapan suporter mereka sendiri memulai laga dengan mencoba menekan lini pertahanan PSMS Medan. Ayam Kinantan pun juga mencoba meredam tekanan Garudayaksa dengan permainan serangan balik.

Baca Juga: Ditahan Imbang Girona di Kandang, Real Madrid Gagal Tempel Sang Pemuncak Klasmen

Garudayaksa melihat celah kosong di lini pertahanan PSMS, dan berhasil memanfaatkan kondisi tersebut dengan mencetak gol pada menit ke-6. Aksi ini berawal dari umpan terobosan akurat Adittia Gigis Hermawan yang diterima dengan baik oleh Everton. Pemain asal Brasil itu langsung melepaskan tembakan keras mendatar yang tak bisa dihalau kiper PSMS, Fakhrurrazi Quba. Meskipun sempat diklaim offside oleh kubu lawan, hasil pengecekan VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut, membuat skor berubah menjadi 1-0.

Setelah unggul, Garudayaksa terus berusaha memperbesar keunggulan. Beberapa kali pemain Garudayaksa seperti Feby Eka, Everton berhasil mendapatkan peluang emas, namun peluang tersebut masih belum bisa dikonversikan menjadi gol.

Situasi menjadi lebih berat bagi Garudayaksa pada menit ke-45+2, ketika Adittia Gigis mendapatkan kartu kartu merah karena pelanggaran terhadap pemain lawan. Dengan demikian, tim tuan rumah harus menyelesaikan sisa pertandingan dengan jumlah pemain kurang satu.

Baca Juga: Gubernur Bobby Nasution Serahkan Tali Asih kepada 30 Atlet Sumut Berprestasi di SEA Games Thailand 2025

Garudayaksa hampir mencetak gol kedua mereka lewat situasi tendangan bebas. Tendangan bebas tersebut berhasil disambut Everton, namun gol tersebut kembali dianulir wasit karena ada pemain Garudayaksa yang terjebak dalam posisi offside. Hingga akhir pertandingan skor pun tetap 1-0 untuk keunggulan Garudayaksa.

Di babak kedua, PSMS Medan yang memiliki keunggulan jumlah pemain langsung meningkatkan intensitas serangan. Mereka mencoba menembus pertahanan Garudayaksa lewat serangan dari sisi lapangan dan skema bola mati, namun lini pertahanan tim tuan rumah yang dipimpin oleh Vytas Gaspuitis dan Mohammad Bagus Nirwanto tampil kokoh dan disiplin.

Selain solidnya lini pertahanan tim Garudayaksa, PSMS Medan juga sering gagal memanfaatkan peluang didepan gawang dan sering salah dalam melakukan final pass saat bola sudah berada dalam lini pertahanan Garudayaksa yang membuat mereka kesulitan untuk menyamakan kedudukan.

Baca Juga: Serahkan Tali Asih Peraih Medali SEA Games, Gubernur Bobby Nasution Sebut Atlet Berprestasi Titik Awal Indonesia Emas 2045

Beberapa peluang terbaik milik Rifal Lastori dan Ahmad Wadil masih bisa digagalkan oleh kiper Yoewanto Setya Beny atau meleset dari sasaran. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan dan menjadi kemenangan bagi Garudayaksa.

Dengan hasil ini, Garudayaksa kini mengumpulkan 45 poin dan berhasil menyalip Adhyaksa FC untuk menduduki puncak klasemen Grup Barat, memperkuat peluang mereka untuk promosi ke BRI Super League. Sementara itu, PSMS Medan  kini masih tetap berada di posisi keenam dengan 31 poin, memperpanjang tren negatif mereka dengan belum pernah menang dalam 5 pertandingan dan hanya meraih satu poin saat laga tandang.(SA)

Tags

Terkini