olahraga

PSMS Medan Gagal Promosi ke BRI Super League Musim Depan, Harapan Pupus Usai Kalah dari Garudayaksa

Minggu, 12 April 2026 | 20:55 WIB
Keterangan Foto : Skuad PSMS Medan di Pegadaian Championship 2025/2026 (Realitasonline.id / ig : @official_psmsmedan)

Realitasonline.id - OLAHRAGA | Harapan PSMS Medan untuk kembali berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Super League, musim depan resmi pupus.

Tim berjuluk Ayam Kinantan ini dipastikan gagal promosi setelah takluk 0-1 dari Garudayaksa FC dalam laga pekan ke-24 Liga 2 yang digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu malam lalu.

Hasil ini membuat posisi PSMS di klasemen sementara Grup 1 semakin sulit. Saat ini, mereka berada di posisi ke-6 dengan koleksi 31 poin, jauh tertinggal dari Garudayaksa yang menduduki puncak klasemen dengan 45 poin.

Baca Juga: Barcelona Hajar Espanyol 4-1 di Derby Catalan, Jarak Poin dengan Real Madrid Semakin Melebar

Dengan sisa 3 laga yang tersisa dan maksimal hanya bisa mengumpulkan 9 poin tambahan, secara matematis PSMS sudah tidak memiliki peluang untuk masuk ke zona promosi, baik sebagai juara grup maupun runner-up yang akan bertanding di play-off.

Kegagalan ini menjadi sorotan berbagai kalangan, terutama karena manajemen tim dinilai sudah berjalan lebih baik dari sisi finansial. Masalah klasik seperti keterlambatan gaji sudah tidak lagi menjadi kendala, namun performa di lapangan masih belum konsisten.

Dalam empat laga terakhir, PSMS hanya mencatat dua hasil imbang dan dua kekalahan, menunjukkan bahwa tim masih kesulitan menemukan ritme permainan yang stabil. Mantan Sekretaris PSMS Medan, Julius Raja, menyoroti salah satu kelemahan utama tim musim ini, yaitu absennya sosok "jenderal" di lini tengah yang mampu mengatur tempo dan mengatur serangan.

"PSMS tidak punya gelandang yang benar-benar bisa mengatur tempo. Padahal itu kunci. Dulu kita punya pemain seperti Aidun, Legimin Rahardjo, Affan Lubis, sampai Bambang Usmanto. Sekarang peran itu belum terlihat jelas," jelas Julius.

Baca Juga: Putus Tren Buruk di Beberapa Laga, Liverpool Berhasil Raih Kemenangan Atas Fulham

Ia juga menekankan bahwa persiapan tim untuk musim depan harus dilakukan lebih matang. Menurutnya, waktu persiapan yang hanya satu bulan tidak cukup, dan sebaiknya dimulai minimal tiga bulan sebelum kompetisi dimulai agar skuad lebih siap secara fisik dan taktik.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga memberi tanggapannya bahwa pihaknya telah mendukung penuh segala kebutuhan yang diperlukan oleh PSMS Medan dalam mengarungi kompetisi Pegadaian Championship musim 2025-2026.

"Yang pasti kami dari Pemprov Sumut sudah menyiapkan segala kebutuhannya, stadion diberikan, kemudian mess nya kita berikan, tempat latihannya kita berikan dan sudah dibagusin semua," ujar Bobby Nasution.

Bobby juga tidak terlalu mempermasalahkan kondisi PSMS saat ini. Menurutnya selain usaha, salah satu faktor untuk bisa promosi adalah keberuntungan. "Kalau hasil nya sekeras apapun  yang kita buat kalau yang maha kuasa bilang belum (promosi) ya belum" tuturnya saat diwawancara.

Baca Juga: Persija Berhasil Menundukkan Persebaya Dengan Skor Telak 3-0

Meski hasil ini mengecewakan, berbagai pihak tetap berharap PSMS bisa bangkit kembali. Manajemen dinilai sudah berada di jalur yang tepat dalam pengelolaan tim, sehingga tinggal bagaimana memperbaiki aspek teknis dan mentalitas pemain untuk musim depan.

Kegagalan promosi ini tentu menjadi pukulan berat bagi suporter dan seluruh pencinta sepak bola Sumatera Utara yang sudah lama menantikan kembalinya PSMS ke panggung utama. Namun, semangat untuk membangun kembali tim tetap menyala, dengan harapan bahwa musim depan akan menjadi momen kebangkitan Ayam Kinantan.(SA)

Tags

Terkini