otomotif

Ungkap Rahasia Trik Agar Aki Kering Bisa Awet

Jumat, 31 Januari 2025 | 15:59 WIB
Aki Kering pada Mobil (Tangkapan Layar YouTube Mas Oyot)

Realitasonline.id | Kini mayoritas kendaraan sudah mengusung teknologi injeksi yang mengandalkan aki kering, termasuk motor. Aki kering atau maintenance free memang didesain bebas perawatan. Tapi bukan berarti aki kering tidak perlu diperhatikan. Aki kering tetap butuh pengecekan dan pengisian ulang (recharge) bila tegangannya mulai menurun.

Seperti halnya, lampu atau klakson, pengecekan tegangan aki kering ini diperlukan karena beberapa sensor membutuhkan suplai arus listrik. Dengan menjaga tegangan listrik aki, suplai arus listik ke tiap sensor maupun kelistrikan tetap stabil.

Pengecekan aki biasa dilakukan setiap servis rutin (2.000 km) dan di-charge ulang 3 bulan sekali. Dengan langkah ini aki bisa awet atau tidak lekas tekor walau masih terbilang baru.

Pemeriksaannya bisa dilakukan sendiri. Terpenting ada alat untuk mengukur tegangan aki, yakni multi tester. Pada kondisi normal tanpa beban, tegangannya 12,5 – 13 volt. Caranya, posisikan penunjuk multi tester pada posisi voltmeter. Hubungkan kabel positif multi tester (merah) ke terminal positif aki. Selanjutnya hubungkan kabel negatif multi tester (hitam) ke terminal negatif.

Baca Juga: Lebih Hemat! Cek 7 Tips Perawatan Mobil Sendiri yang Mudah dan Efektif

Bila tegangan aki di bawah 12 volt, sebaiknya di-charge ulang. Pasalnya, dengan tegangan itu bisa menyebabkan sulit untuk start mesin. Efeknya kalau tidak langsung diisi ulang, kondisi aki akan lebih cepat menurun.

Bila tegangan aki masih normal, ketika dipasang kembali dan memposisikan kunci kontak ON, tegangan akan berkurang sekitar 0,2-0,4 volt karena sensor kelistrikan dan pompa bahan bakar langsung bekerja.

Untuk mengetahui pengisiannya normal atau tidak, nyalakan mesin dan lampu utama. Tahan putaran mesin antara 4.000 – 5.000 rpm atau sekitar ¼ putaran gas.

Pengisian normal tegangannya antara 14 – 15 volt. Bila kurang dari 14 volt atau lebih dari 15 volt, berarti ada pengisian yang tidak normal. Biasanya hal itu disebabkan karena kiprok (regulator) sudah rusak atau aki sudah soak.

Baca Juga: Ternyata Ini Penyebab Putusnya Timing Belt

Tags

Terkini