Realitasonline.id | Di Indonesia, meski musim kemarau, sesekali hujan masih turun. Tidak hanya komponen berbahan logam yang rawan berkarat setelah motor terguyur hujan, bodi motor dari plastik juga bisa cepat kusam. Hal itu bisa terjadi bila perawatan motor minim dilakukan.
Secara umum perawatannya sederhana, hanya saja perlu perhatian khusus pada beberapa komponen. Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan setelah motor terguyur hujan maupun menerobos genangan air.
Cuci motor
Air hujan mengandung zat asam cukup tinggi yang dapat memicu karat pada komponen logam. Setelah motor terguyur hujan, sebaiknya langsung dicuci atau dibilas air bersih. Mendiamkan sepeda motor terlalu lama setelah terguyur hujan juga berisiko membuat warna cat bodi motor cepat pudar. Bisa pula dihinggapi water spot (umum disebut jamur) baik di bodi atau windshield.
Rantai roda
Setelah terguyur hujan, bagian ini rentan kotor. Bersihkan dengan cairan khusus pembersih rantai. Di pasar tersedia banyak merek dan jenisnya dengan harga Rp 20 ribu – 30 ribu.
Baca Juga: Selain Cek Air Radiator, Ini Hal-hal yang Harus Diperiksa Sebelum Perjalanan Jauh
Kampas rem
Selain air hujan, kotoran juga bisa menyelinap di antara teromol roda dengan kampas rem. Agar pengereman tetap optimal, bersihkan kampas rem dari kotoran tersebut.
Busi dan kepala busi
Komponen ini rawan terkena air. Sebaiknya kepala busi dan busi perlu dicek setelah motor terguyur hujan. Bersihkan dari air yang menempel di dalam kepala busi maupun busi.
Filter udara
Meski terbungkus boks, tidak mustahil air hujan bisa masuk dan membasahi filter udara mesin. Akibatnya mesin tersendat dan berujung mogok. Sebaiknya cek dan bersihkan filter udara dari air dan kotoran pasca motor terguyur hujan.
CVT