Realitasonline.id- Menyimpan motor dalam waktu lama seringkali menjadi penyebab utama motor sulit dihidupkan, bahkan mengalami berbagai masalah teknis saat kembali digunakan. Kondisi ini umum terjadi pada motor yang jarang dipakai karena pemilik bepergian lama, memiliki lebih dari satu kendaraan, atau motor hanya digunakan pada momen tertentu. Padahal, dengan perlakuan yang tepat sebelum dan selama penyimpanan, motor tetap bisa berada dalam kondisi prima meski tidak digunakan berbulan-bulan.
1. Bersihkan Motor Secara Menyeluruh
Sebelum disimpan, motor sebaiknya dicuci hingga bersih. Kotoran, lumpur, dan debu yang menempel dapat menyebabkan karat pada komponen logam jika dibiarkan terlalu lama. Setelah dicuci, pastikan motor benar-benar kering, terutama pada bagian sela-sela mesin dan rangka.
2. Ganti Oli Mesin Sebelum Disimpan
Oli lama yang sudah tercampur kotoran dan sisa pembakaran dapat merusak komponen mesin jika dibiarkan terlalu lama. Mengganti oli sebelum penyimpanan membantu melindungi bagian dalam mesin dari karat dan endapan.
Baca Juga: Cara Merawat Sistem Rem Mobil agar Tetap Pakem dan Aman
3. Perhatikan Kondisi Bahan Bakar
Untuk motor karburator, sebaiknya mengosongkan tangki atau setidaknya menutup kran bensin dan menghabiskan sisa bahan bakar di karburator. Pada motor injeksi, tangki sebaiknya diisi penuh untuk mencegah pengembunan yang bisa menimbulkan karat.
4. Lepas atau Rawat Aki Motor
Aki adalah salah satu komponen yang paling sering bermasalah saat motor lama tidak digunakan. Lepas aki dan simpan di tempat kering, lalu lakukan pengisian daya secara berkala. Jika tidak dilepas, setidaknya panaskan motor atau isi ulang aki setiap beberapa minggu.
5. Cek dan Atur Tekanan Ban
Ban yang menopang beban motor dalam waktu lama bisa mengalami deformasi. Untuk menghindarinya, naikkan tekanan ban sedikit di atas standar atau gunakan standar tengah agar beban tidak sepenuhnya bertumpu pada ban.
6. Lumasi Komponen yang Bergerak