otomotif

Mudahkan Masyarakat akan Mudik Lebaran, Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi Rp 911 Miliar

Jumat, 20 Februari 2026 | 08:29 WIB
Ilustrasi gambar transportasi yang mudahkan masyarakat akan mudik lebaran. (realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Jakarta | Untuk memudahkan masyarakat yang akan mudik lebaran, pemerintah siapkan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi.  

Kebijakan pemerintah ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada Triwulan I 2026, sekaligus memberi kemudahan masyarakat yang akan mudik lebaran.

Total anggaran yang disiapkan untuk stimulus tersebut sebesar Rp 911,16 miliar. Dananya bersumber dari APBN maupun Non-APBN.

Baca Juga: Pengurus DPC PMKRI Siantar Dilantik, Motor Penggerak Gagasan Kemajuan Kota

"Dalam rangka libur hari besar nasional (Idul Fitri), pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi. Total anggarannya adalah Rp 911,16 miliar berasal dari APBN mau pun Non-APBN," kata Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2).

Airlangga merinci, stimulus tersebut di antaranya untuk diskon tiket kereta api sebesar 30 persen khusus tanggal 14-29 Maret 2026.

"Diskon 30 persen dari harga tiket, targetnya untuk 1,2 juta penumpang," kata Airlangga.

Baca Juga: Manuver dan Visibilitas Jadi Kunci Fronx di Segmen SUV Kompak

Tarif angkutan laut juga didiskon. Tiket kapal PT Pelni (Persero) akan didiskon 30 persen untuk tanggal 11 Maret-5 April 2026.

"Diskon tarif sebesar 30 persen dari tarif dasar dan targetnya 445 ribu penumpang," ucap Airlangga.

Demikian pula angkutan penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry akan mendiskon tarif jasa pelabuhan sebesar 100 persen tanggal 12-31 Maret 2026. "Targetnya adalah 945 ribu unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang," Airlangga menjelaskan.

Baca Juga: Ketahui Apa yang Menjadi Penyebab Aki Mobil Cepat Soak dan Cara Mencegahnya

Selain itu, ada diskon tarif pesawat sebesar 17-18 persen untuk periode 14-29 Maret 2026.

"Diskon angkutan udara untuk penerbangan kelas ekonomi dan perjalanan dalam negeri. Targetnya 3,3 juta penumpang," ucapnya.

Untuk memudahkan masyarakat merencanakan perjalanan mudik dan mengoptimalkan mobilitas masyarakat, pemerintah juga mendorong penerapan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Halaman:

Tags

Terkini