otomotif

Daftar 8 Motor Listrik Buatan Indonesia yang Populer dengan Harga Terjangkau dan Jarak Tempuh Panjang

Minggu, 12 April 2026 | 05:55 WIB
ilustrasi daftar motor listrik buatan Indonesia (Realitasonline/Freepik.com )

Realitasonline.id - Motor listrik buatan Indonesia kini semakin populer berkat harga terjangkau, teknologi baterai yang terus berkembang, serta dukungan pemerintah melalui subsidi.

Produk lokal seperti Gesits, Viar Q1, Polytron Fox-R, hingga Alva One menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan ramah lingkungan.

Pasar motor listrik di Indonesia mengalami lonjakan signifikan sejak 2025. Hal ini dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, kebutuhan akan kendaraan hemat energi, serta dukungan regulasi pemerintah.

Motor listrik lokal tidak hanya bersaing dari segi harga, tetapi juga menawarkan jarak tempuh hingga 130 km per sekali pengisian baterai dan kecepatan yang cukup untuk kebutuhan harian.

Baca Juga: Rakata X5, Motor Listrik Modern Desain Simpel Tetap Futuristik Harga Mulai Rp7 Jutaan

Daftar Motor Listrik Buatan Indonesia Populer

1. Gesits G1

Gesits adalah pionir motor listrik karya anak bangsa yang dikembangkan bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Motor ini memiliki desain modern, baterai lithium yang bisa dilepas, serta jarak tempuh sekitar 100 km. Gesits juga sudah memiliki jaringan dealer resmi di berbagai kota besar.

2. Viar Q1

Viar Q1 dikenal sebagai motor listrik dengan harga terjangkau. Motor ini cocok untuk penggunaan di perkotaan dengan jarak tempuh sekitar 60–70 km per sekali pengisian. Desainnya compact dan ramah untuk mobilitas harian.

3. Polytron Fox-R

Polytron, perusahaan elektronik lokal, merilis Fox-R yang mampu menempuh jarak hingga 130 km sekali charge. Motor ini dibekali baterai lithium 3,7 kWh dan motor listrik 3.000 Watt, sehingga bisa mencapai kecepatan maksimal 90–95 km/jam.

Baca Juga: Daftar Motor Trail Mesin 155cc Terbaik 2026: Pilihan Tepat untuk Petualangan dan Harian

Halaman:

Tags

Terkini