Bandung - Realitasonline.id | Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pematang Siantar hadiri kongres XXV 2023 di Bandung. Kongres yang berlangsung 24-27 September secara resmi dibuka Presiden Joko Widodo di Istana Negara.
Kepengurusan PWI Siantar yang hadir, Surati (ketua), Rahayu (sekretaris), Neti Herawati (bendahara) dan Roida Siahaan (wakil sekretaris). Kongres XXV PWI melibatkan ribuan peserta dari 38 provinsi se-Indonesia
Ketua panitia Kongres XXV PWI Marten Selamet Susanto menyampaikan ada perubahan tempat pembukaan dari semula kongres akan dibuka di Kota Bandung, dialihkan ke Istana Negara, Jakarta pada 25 September 2023.
Baca Juga: Pidato Wabup Sergai Adlin Tambunan Sangat Penting Bagi Pelajar yang Ingin Sukses
“Karena aktivitas Presiden yang padat maka pembukaannya dilakukan di Istana Negara. Jadi rombongan dari Bandung ke Jakarta,” jelas Selamat.
Dikatakannya, kongres yang diadakan lima tahun sekali, selain merumuskan penyempurnaan AD/ART dalam organisasi, akan ada pemilihan ketua dan anggota terpilih.
“Tujuan dari kongres pemilihan pengurus PWI pusat masa periode lima tahun 2023-2028 pengurus lengkap dari mulai ketua umum, dewan penasehat dan dewan kehormatan, “ ungkapnya.
Baca Juga: Disabilitas Bahagia, Wabup Sergai Adlin Tambunan : Terimakasih Kemensos
Hingga saat ini dia mengatakan sudah ada beberapa nama calon yang sudah mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum PWI Pusat. Namun, nama-nama baru tersebut akan ditentukan saat kongres berlangsung.
Panitia berharap, terlepas dari siapa yang akan terpilih pada Kongres XXV tahun ini, pelaksanaan bisa berlangsung dengan aman dan sukses untuk kemajuan bagi insan pers di Indonesia.
Ketua PWI Kota Pematang Siantar Surati mengatakan jika pelaksanaan Kongres di Bandung merupakan mekanisme organisasi untuk memilih kepengurusan baru.
Harapannya, Ketua/Pengurus PWI terpilih bisa mensejahterakan anggota PWI di seluruh Indonesia.
"Dalam kongres ini, PWI dari seluruh daerah dapat menyampaikan aspirasinya melalui Wakilnya sehingga semua ide untuk memajukan organisasi dapat diterapkan di daerah masing masing," lata Surati.