Realitasonline.id - Ghosting adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan perilaku seseorang yang tiba-tiba mengakhiri komunikasi dengan orang lain tanpa penjelasan.
Perilaku ini dapat terjadi dalam berbagai konteks, termasuk hubungan asmara, pertemanan, atau profesional.
Ghosting dapat menimbulkan perasaan sakit, bingung, dan marah bagi korbannya. Hal ini wajar, mengingat ghosting merupakan perilaku yang tidak sopan dan tidak bertanggung jawab.
Baca Juga: Karakter Ini Tahan Bully, Gak Peduli Apa Kata Orang Lain, Simak Tipe Kepribadian Unik Ini
Berikut adalah 5 tipe hadapi pelaku ghosting menurut psikologi:
- Mencari penjelasan
Salah satu reaksi yang umum terjadi saat kita di-ghosting adalah mencari penjelasan dari pelaku. Kita mungkin bertanya-tanya apa yang salah dengan kita, atau mengapa pelaku tiba-tiba menghilang.
Mencari penjelasan dari pelaku adalah hal yang wajar, tetapi penting untuk diingat bahwa pelaku mungkin tidak akan memberikan penjelasan yang memuaskan. Mereka mungkin akan menghindari pertanyaan kita, atau bahkan memberikan jawaban yang tidak jujur.
Jika Anda memutuskan untuk mencari penjelasan dari pelaku, lakukanlah dengan cara yang tenang dan dewasa. Hindari menyalahkan atau mengintimidasi mereka.
Baca Juga: Kabar Gembira! Tak Perlu Khawatir Lagi Ini Ada 6 Tips untuk Para Introvert Jika Ingin Bersosialisasi
- Menerima dan memaafkan
Jika pelaku tidak memberikan penjelasan, atau jika penjelasan mereka tidak memuaskan, Anda perlu menerima dan memaafkan mereka.
Menerima dan memaafkan tidak berarti bahwa Anda setuju dengan perilaku mereka. Namun, hal ini akan membantu Anda untuk move on dan melanjutkan hidup.
Anda dapat memaafkan pelaku dengan cara membicarakan apa yang terjadi dengan orang yang Anda percayai, seperti teman, keluarga, atau terapis. Anda juga dapat mencoba untuk memahami alasan pelaku melakukan ghosting.
Baca Juga: Cari Tahu Sebelum Masuk Perangkapnya! Ini Perbedaan Orang Peduli dan yang Kepo Doang