Realitasonline.id | Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah sebuah instrumen psikometri yang bertujuan untuk memahami preferensi psikologis dan kepribadian seseorang.
MBTI tidak mengukur kepribadian secara keseluruhan, namun lebih berfokus pada cara seseorang memandang dunia dan membuat keputusan.
Pernahkah Anda bertemu seseorang yang pendiam dan penyendiri, namun di situasi sosial tertentu mereka menjadi sangat aktif dan mudah bergaul? Hal ini mungkin terjadi pada introvert yang sering disangka ekstrovert.
Introvert dan ekstrovert adalah dua spektrum kepribadian yang berbeda. Introvert mendapatkan energi dari waktu sendirian, sedangkan ekstrovert mendapatkan energi dari interaksi sosial.
Namun, ada beberapa alasan mengapa introvert bisa disangka ekstrovert:
1. Situasi Sosial
Introvert bisa menjadi lebih aktif dan mudah bergaul dalam situasi sosial tertentu, seperti saat mereka bersama orang-orang yang mereka kenal dan sukai, atau saat mereka berada di lingkungan yang mendukung minat mereka.
2. Kebutuhan untuk Beradaptasi
Introvert mungkin perlu beradaptasi dengan lingkungan yang ekstrovert, seperti di tempat kerja atau sekolah. Mereka mungkin belajar untuk berperilaku seperti ekstrovert agar dapat diterima dan sukses di lingkungan tersebut.
3. Persona Sosial
Introvert mungkin memiliki persona sosial yang berbeda dengan kepribadian introvert mereka. Persona ini mungkin lebih ekstrovert dan ramah agar mereka dapat bernavigasi di dunia sosial dengan lebih mudah.