nusantara

2 Kementrian dan Pemprov Jawa Barat Sepakat Tanggulangi Banjir Bekasi dan Bogor, Mentri Nusron Wahid Buka Suara

Minggu, 23 Maret 2025 | 22:57 WIB
Menteri ATR BPN Nusron Wahid saat mengikuti Rakor di Kementerian PU di Jakarta pekan lalu. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - Jakarta | Kementerian ATR BPN bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Pemprov Jawa Barat sepakat mengambil langkah strategis untuk tanggulangi banjir di Bekasi dan Bogor.

Hal itu terungkap saat rapat koordinasi (Rakor) di Kementerian PU di Jakarta, pekan lalu.

Rapat tersebut dihadiri para pejabat tinggi dari Kementerian ATR BPN dan PU, serta sejumlah Wali Kota dan Bupati se Propinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Miris! Bulan Suci Ramadhan tak Dihiraukan Para Pemain Judi Togel di Hamparan Perak, Kades Desa Buluh Cina Geram tapi Kapolsek kok Bungkam?

Fokus utama kebijakan ini meliputi penertiban badan dan sempadan sungai, revitalisasi situ yang telah punah, serta perbaikan sistem irigasi dan pengendalian pembangunan.

Menteri Nusron Wahid menegaskan bahwa seluruh badan dan sempadan sungai harus ditertibkan dan jika ada bangunan dengan alas hak, maka akan dilakukan pengadaan tanah dengan mekanisme ganti rugi sesuai appraisal.

"Sementara bagi bangunan tanpa alas hak, pendekatan manusiawi dan mekanisme hukum yang adil akan diterapkan agar tidak ada pihak yang dirugikan, ” ujar Menteri ATR BPN Nusron Wahid.

Menurut Nusron, selain penertiban, pemerintah juga akan merevitalisasi situ yang telah hilang untuk mengembalikan fungsinya sebagai kawasan resapan air.

Baca Juga: Kadispora Sumut Sebut Dana Hibah untuk Bonus Peraih Medali PON 2024 Sudah Disalurkan

"Data sementara menunjukkan terdapat 32 situ di wilayah Bekasi dan Bogor yang akan dikembalikan sesuai peruntukannya guna mengurangi risiko banjir akibat penyusutan daerah tampungan air, " katanya.

Menteri Nusron menambahkan, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada pengadaan tanah dan sebelum pengadaan tanah dilakukan, harus ada penetapan lokasi (Penlok) oleh kepala daerah.

"Targetnya, Penlok selesai pertengahan April, pengadaan tanah rampung akhir Mei dan proses pembangunan dapat dimulai pada Juni, ” jelasnya.

Baca Juga: Kanwil Kemenag Sumut Buka Pelunasan Bipih Jemaah Reguler 1446 H/2025 Tahap II, Catat Jadwalnya dan Ketentuannya

Sementara, Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, menyampaikan bahwa rapat ini merupakan kelanjutan dari diskusi sebelumnya dengan Pemprov DKI Jakarta.

“ Ke depan, kita akan terus melakukan koordinasi di tingkat pusat agar upaya penanggulangan banjir di DKI Jakarta dan Jawa Barat dapat berjalan efektif, ” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB