Sementara itu, Wakapolres Beltim, Kompol Deddy Nuary menegaskan bahwa pengelolaan SPPG Dendang oleh Yayasan Kemala Bhayangkari merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional dengan mengedepankan standar pelayanan.
“Arahannya jelas, kami berupaya memenuhi standar yang telah ditentukan sehingga SPPG ini benar-benar bisa melayani masyarakat dengan baik. Karena itu, kami bekerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari serta mitra yang mendukung operasional SPPG di Belitung Timur,” ujar Kompol Deddy.
Ia menambahkan bahwa dari sisi sarana dan prasarana, SPPG Dendang telah dipersiapkan untuk menunjang distribusi yang aman dan tertib.
Baca Juga: Soal Girik, ATR/BPN Minta Masyarakat Tak Resah
“Dari fasilitas juga sudah kami siapkan sesuai kebutuhan, mulai dari dapur, peralatan, hingga kendaraan distribusi. Semua ini kami pastikan mendukung pelayanan agar berjalan optimal,” tambahnya.
Kompol Deddy juga mengungkapkan bahwa keberhasilan SPPG Dendang akan menjadi model pengembangan SPPG berikutnya di Kabupaten Beltim.
“Ke depan, kami juga menyiapkan SPPG lainnya di wilayah Manggar. Jika seluruh standar terpenuhi, maka operasional SPPG bisa diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat,” pungkasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung MBG di SD Negeri 6 Dendang oleh Wakil Bupati Beltim beserta undangan lainnya.
Dengan beroperasinya SPPG Dendang, Pemerintah Kabupaten Beltim berharap program pemenuhan gizi dapat berjalan berkelanjutan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan masyarakat, khususnya generasi muda di Kecamatan Dendang.(HY