Katanya Abdul Mu'ti Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sudah memulai mengintegrasikan AI dan coding sebagai mata pelajaran pilihan di sekolah, dimulai dari kelas V Sekolah Dasar.
Kebijakan ini diterapkan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan guru dan infrastruktur pendidikan.
“Kami memulai dari mata pelajaran pilihan karena para guru perlu dilatih terlebih dahulu. Jika sudah siap, ke depan bisa diperluas. Yang terpenting, anak-anak tidak hanya diajarkan teknologinya, tetapi juga nilai dan etika dalam menggunakannya,” pungkas Abdul Mu’ti.(***)