nusantara

Kemendikdasmen Bahas Perkembangan KBBI: KBBI Memuat Lebih dari 210 Ribu Entri dengan Ratusan Ribu Pengguna Daring

Senin, 26 Januari 2026 | 12:51 WIB
Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia, saat membahas KBBI. Bogor, (23/1). (Dokumen Realitasonline.id)

Realitasonline.id - Jakarta | Kemendikdasmen bahas  isu tentang pengelolaan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) saat menggelar agenda dengan Forum Wartawan Pendidikan(Fortadik), di Bogor. Jumat (23/1).

Kepala Pusat Pengembangan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra, Dora Amalia, menyampaikan bahwa hingga Januari 2026 KBBI telah memuat lebih dari 210 ribu entri dengan ratusan ribu pengguna daring. 

“Sampai dengan Januari 2026, KBBI mengalami lonjakan signifikan dengan mencatat lebih dari 210 ribu entri dan memiliki lebih dari 325 ribu pengguna pendaftar KBBI daring," jelas Dora.

Baca Juga: Isuzu MU-X 2026 Resmi Diluncurkan: SUV Mewah Berpenggerak AWD dengan Kenyamanan Keluarga

"Antusiasme masyarakat juga menunjukkan tren positif pada aplikasi KBBI yang telah lebih dari 5 juta kali diunduh di Playstore dan lebih dari 297 ribu di Appstore,” imbuh Dora.

Dora menambahkan, kilas panjang KBBI telah dimulai sejak penyusunan edisi pertama tahun 1974 hingga 1983 dengan nama Kamus Bahasa Indonesia. 

Dora menjelaskan, sampai dengan tahun 2026, bahwa KBBI telah memiliki enam terbitan yang terakhir dirilis pada Oktober tahun 2025.

Baca Juga: Isuzu D-MAX V-Cross 3.0 2026 Hadir dengan Mesin Diesel Tangguh dan Teknologi Modern

Menurutnya KBBI juga terus dikembangkan secara digital dan inklusif.

Termasuk juga katanya dalam bentuk braille dan audio, sebagai bagian dari upaya internasionalisasi Bahasa Indonesia, dan untuk penggunaan disabilitas.

“KBBI juga telah dikembangkan untuk kebutuhan inklusivitas kepada masyarakat penyandang disabilitas dalam bentuk KBBI braille dan audio,” ujarnya.(***)











Tags

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB