Realitasonline.id | Isuzu D-Max bisa dibilang sebagai salah satu underdog di segmen mobil double cabin, khususnya di pasar Indonesia.
Namanya memang tidak sepopuler Toyota Hilux atau Mitsubishi Triton.
Namun menariknya, di beberapa negara lain, Isuzu D-Max justru memiliki reputasi yang cukup kuat dan solid.
Di Australia, misalnya, Isuzu D-Max memang bukan pemain utama, tetapi dikenal luas sebagai kendaraan yang menawarkan value for money.
Mobil ini dipilih oleh konsumen yang mengutamakan ketangguhan, efisiensi, dan biaya perawatan yang masuk akal.
Sementara itu di Thailand, posisi Isuzu jauh lebih prestisius.
Baca Juga: Isuzu D-MAX 2026 Berdesain Modern dan Gagah dengan Kabin Lebih Nyaman, Spek Mesinnya Begini
Bahkan, Isuzu sering dijuluki sebagai raja mobil double cabin, berkat mesin legendarisnya, 4JJ1 berkapasitas 3.000 cc.
Mesin ini terkenal sangat bandel, tahan banting, dan mampu diandalkan untuk penggunaan berat dalam jangka panjang.
Isuzu D-Max generasi sebelumnya yang masuk ke Indonesia masih menggunakan mesin 4JJ1 3.000 cc.
Baca Juga: All-New Isuzu D-Max 2025: Pikap Tangguh, Mengusung Desain Modern, Performa Mesin Bertenaga
Namun, untuk model yang beredar belakangan, termasuk versi 2024, kabarnya Isuzu sudah mengadopsi mesin dengan kapasitas lebih kecil.
Beberapa sumber menyebutkan kapasitas 2.500 cc, bahkan ada dugaan kuat bahwa mesin yang digunakan adalah 4JK1 2.400 cc.
Perbedaan informasi antara brosur dan daftar harga membuat spesifikasi mesin ini masih menyisakan tanda tanya.