otomotif

Mengenal Sistem Regenerative Braking pada Mobil Listrik dan Hybrid

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:59 WIB
Ilustrasi Sistem Regenerative Braking (Realitasonline/ Canva)

Realitasonline.id- Mobil listrik dan mobil hybrid hadir dengan berbagai teknologi canggih yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi. Salah satu teknologi paling penting dan berperan besar dalam penghematan energi adalah sistem regenerative braking.

Sistem ini memungkinkan kendaraan memanfaatkan energi yang biasanya terbuang saat pengereman untuk dikonversi kembali menjadi energi listrik. Bagi pengguna mobil modern, memahami cara kerja regenerative braking akan membantu memaksimalkan efisiensi kendaraan, terutama untuk penggunaan harian di dalam kota.

Berikut penjelasan lengkap mengenai sistem regenerative braking, cara kerjanya, serta manfaatnya pada mobil listrik dan hybrid.

1. Pengertian Regenerative Braking

Regenerative braking adalah sistem pengereman yang mengubah energi kinetik kendaraan saat melambat atau berhenti menjadi energi listrik. Energi tersebut kemudian disimpan kembali ke dalam baterai untuk digunakan di kemudian hari. Berbeda dengan sistem rem konvensional yang mengubah energi menjadi panas dan terbuang percuma, regenerative braking memanfaatkan kembali energi tersebut.

Baca Juga: Cara Kerja Sistem Pendingin pada Mobil Hybrid dan Perbedaannya dengan Mobil Konvensional

2. Cara Kerja Dasar Regenerative Braking

Saat pengemudi melepas pedal gas atau menginjak pedal rem, motor listrik pada mobil listrik atau hybrid akan berfungsi sebagai generator. Putaran roda yang melambat memutar motor listrik dan menghasilkan energi listrik. Energi ini dialirkan ke baterai melalui sistem manajemen daya.

3. Perbedaan dengan Sistem Rem Konvensional

Pada sistem rem konvensional, kampas rem menekan cakram atau tromol sehingga menghasilkan gesekan dan panas. Energi kinetik kendaraan hilang sebagai panas. Regenerative braking tetap menggunakan sistem rem konvensional, tetapi sebagian besar pengereman awal dilakukan oleh motor listrik untuk menghasilkan energi listrik.

4. Peran Motor Listrik dalam Regenerative Braking

Motor listrik memiliki kemampuan bekerja dua arah, yaitu sebagai penggerak dan sebagai generator. Saat akselerasi, motor mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Saat deselerasi, motor mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Inilah inti dari regenerative braking.

Baca Juga: Peran Mobil Hybrid sebagai Transisi Menuju Kendaraan Listrik Penuh

 

Halaman:

Tags

Terkini