Salah satu petenun Surlina Nainggolan mengakui aplikasi DiTenun sangat membantunya mengkreasi warna dan motif baru.
" Saya biasa mengerjakan Tonun Ikat dan juga Harungguan, kita bisa kreasikan motif serta warna baru sesuai keinginan konsumen," pungkasnya.
Ketua Dekranasda Taput Satika Simamora berharap melalui pelatihan ini, petenun Taput semakin memiliki sumber daya yang mumpuni.
" Saat ini, kita harus mampu mengikuti perkembangan jaman yakni teknologi digital. Para petenun kita akan mulai masuki era digital, bahkan untuk pemasaran kita jajaki Market Place sehingga produk Ulos bisa dipasarkan secara online," pintanya. (AS)