TARUTUNG – realitasonline.id | Hujan lebat tumpah ruah di Tarutung ibu kota Kabupaten Tapanuli Utara timbulkan longsor di daerah Sihobuk Pearaja. Material longsor menutup badan jalan, serta merusak bagian dapur rumah warga.
Kenderaan yang hendak menuju arah Sibolga dari Tarutung sebaliknya untuk sementara menunggu petugas melakukan pembersihan. Hujan lebat, Rabu siang (15/3/2023) selain menimbulkan longsor, juga beberapa titik ruas jalan tergenangi air.
Tiga titik di ruas jalan Sisingamangaraja pusat kota Tarutung digenangi air (mulai dari Naheong, depan taman kota dan simpang empat, belum lagi di jalan HKI, jalan Diponegoro, dan ruas jalan menuju Sipoholon dari Tarutung juga mengalami banjir.
Akibat genangan air, membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati demi menghindari hal-hal yang tak diingini.
Dari pantauan Realitasonline, banjir menerpa badan jalan, selain hujan deras yang bak tumpah dari langit, pemicu utama tidak berfungsinya drainase khususnya dranaise dalam kota Tarutung.
Sebab boleh dipastikan, bila dranaise berfungsi maksimal, tidak bakal terjadi banjir menggenangi badan jalan dikarenakan pembuangan akhir bermuara ke sungai Sigeaon yang mengalir ditengah kota.
Menariknya banjir bukan saja menyasar badan jalan, justru pelayanan umum seperti rumah sakit Tarutung tersentuh banjir. Bangunan yang justru berada di ketinggian bisa terimbas banjir.