Jelang Pemilu 2024, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Mulai Bergerak Naik di Lubuk Pakam

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Kamis, 1 Februari 2024 | 11:24 WIB
Pedagang di Pasar Tradisional Lubuk Pakam mengeluh karena harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik menjelang Pemilu (Realitasonline.id/zul)
Pedagang di Pasar Tradisional Lubuk Pakam mengeluh karena harga kebutuhan pokok mulai merangkak naik menjelang Pemilu (Realitasonline.id/zul)

Realitasonline.id - Lubuk Pakam | Harga barang kebutuhan pokok masyarakat di pajak tradisional Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, mulai bergerak naik menjelang Pemilu 2024 dua pekan lagi, seperti gula pasir, beras, minyak goreng hingga sayur mayur, rempah dan ikan.

Pantauan di lapangan, Rabu (31/1/24) harga sembako seperti beras premium mencapai Rp 15-16 ribu per kg, sebelumnya Rp 12-13 ribuan per kg. Minyak goreng curah normalnya Rp 14 ribu per kg, kini mencapai Rp 17 ribuan per kg, minyak kemasan biasa Rp 14 ribu per liter kini naik menjadi Rp 16 ribu per liter.

Kenaikan juga terjadi pada harga bumbu dapur dan sayuran. Ikan laut juga naik hingga 20 persen dari harga biasa termasuk daging ayam potong dan ayam kampung. Sejumlah pedagang pun terkesan menyalahkan pemerintah terkait kenaikan tersebut.

Baca Juga: Bursa Asia Cenderung Melemah Setelah Federal Reserve Memberi Isyarat Turunkan Suku Bunga

Menurut mereka kenaikan kebutuhan barang pokok terkesan dinaikkan menjelang Pemilu. Hampir semua bahan makanan yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari, naik drastis harganya.

"Kita jual harga mahal, karena belinya juga naik,” kata Ruslan salah seorang pedagang di Pajak Delimas Lubuk Pakam.

Pedagang sembako Rizal menambahkan, beras, gula dan minyak goreng sudah dua bulan terakhir naik. “Mungkin pengaruh mau Pemilu, harga jadi naik semua,” ujar Rizal.

Baca Juga: Harga Minyak Mentah West Texas Intermediate Melemah Sekitar 2,5% di Level US$ 75,85 Per Barel

Senada dikeluhkan pedagang lain bernama Helen Boru Simbolon menyebutkan, kenaikan harga kebutuhan dapur itu menyusahkan masyarakat yang bukan pegawai negeri atau pejabat pemerintahan.

Dia menyebutkan, mereka sibuk politik, sementara rakyat kecil dengan penghasilan minim juga sibuk mikirin perut, bagaimana tidak kelaparan setiap hari. Mereka berpolitik dapat jabatan dan gaji besar, tapi rakyat jadi korban, karena semua mahal.

Baca Juga: Harga Emas 24 Karat Antam di Pegadaian Naik Rp 1.000 di Perdagangan Kamis (1/2/2024)

"apa-apa mahal saat ini. Beras, gula, minyak, sayur semua mahal. Nanti dikasih BLT (Bantuan Langsung Tunai) dua hari sudah habis dibelanjakan besoknya susah lagi,” ucap Helen selaku pedagang kelapa dan sembako.(zul)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Cek Indikasi Kerusakan dan Perawatan Karet Pintu Mobil

Kamis, 27 Februari 2025 | 06:55 WIB

Ungkap Efek Mobil Jarang Digunakan

Jumat, 31 Januari 2025 | 16:28 WIB
X