Kolaborasi Kuat Bupati Safaruddin Berbuah Hasil, KKP Survei Kampung Nelayan Merah Putih di Setia

photo author
Syahrizal RO, Realitas Online
- Jumat, 17 April 2026 | 21:52 WIB
Foto: Tim KKP RI melakukan survei wacana untuk lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Abdya, Jumat (17/4/2026)
Foto: Tim KKP RI melakukan survei wacana untuk lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Gampong Ujung Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Abdya, Jumat (17/4/2026)
 
 
Realitasonline.id - Abdya | Tim dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melakukan survei langsung ke lokasi rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa (Gampong) Ujong Tanoh, Kecamatan Setia, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Jumat (17/4/2026) jelang sore.
 
Kedatangan rombongan KKP itu, disambut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya Hamdani, Camat Setia Syamsul Hidayat (SHY), juga Ketua DPC PDI Perjuangan Abdya Irmansyah Marzuki, Panglima Laot Abdya, aparatur desa hingga masyarakat setempat turut menunjukkan satu semangat yang sama untuk perubahan bagi masa depan pesisir Abdya yang lebih baik.
 
 
Di balik kunjungan itu, tersimpan kerja kolaboratif yang tak singkat. Sinergi antara Bupati Abdya Safaruddin dan Anggota DPR RI Komisi IV dari Fraksi PDI Perjuangan, Jamaluddin Idham, menjadi kunci utama hingga program ini melangkah ke tahap survei lapangan.
 
Kepala DKP Abdya, Hamdani menyambut baik rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang kedua di Kabupaten Abdya. Dimana, sebelumnya juga telah berdiri progres serupa di Gampong Lhok Pawoh Kecamatan Manggeng. Menurutnya, kawasan Setia memiliki potensi kelautan yang besar, namun selama ini belum didukung infrastruktur yang memadai.
 
Disebutkan, program pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bukan sekadar proyek fisik, melainkan upaya menyeluruh untuk mengangkat taraf hidup masyarakat pesisir seperti warga Setia.
 
“Kawasan pesisir Abdya, khususnya di Setia, memiliki potensi luar biasa. Kita berharap program ini dapat terlaksana dengan baik, tujuannya untuk mendorong peningkatan ekonomi nelayan sekaligus mempercepat pembangunan wilayah pesisir,” ujarnya.
 
Program ini dirancang dengan pendekatan terintegrasi. Tidak hanya membangun fasilitas dasar seperti jalan lingkungan, drainase, dan sanitasi, tetapi juga menghadirkan sarana penunjang aktivitas nelayan—mulai dari fasilitas penangkapan hingga pengolahan hasil laut.
 
 
"Harapannya, hasil tangkapan nelayan nanti tidak lagi dijual mentah, melainkan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi," sebutnya.
 
Lebih dari itu, konsep Kampung Nelayan Merah Putih juga mengedepankan penataan kawasan yang modern, bersih, dan estetis. Sentuhan nuansa merah putih akan menjadi identitas, sekaligus simbol nasionalisme yang diharapkan mampu menarik wisatawan dan mengembangkan sektor wisata bahari di Abdya.
 
"Tentunya kami sangat berterima kasih atas usulan yang disampaikan oleh Jamaluddin Idham yang berkolaborasi dengan pak Bupati Abdya Safaruddin. Mudah-mudahan, program ini dapat terwujud," kata Hamdani.
 
Bagi warga, rencana ini bukan sekadar program pemerintah, melainkan secercah harapan yang selama ini dinanti. 
 
Nahar, salah seorang warga, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham atas perhatian dan perjuangan mereka.
 
“Kami sangat bersyukur. Semoga kampung kami bisa berubah, tidak lagi tertinggal, dan kehidupan nelayan semakin baik,” ungkapnya dengan penuh harap.
 
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa program ini akan menjadi titik balik pembangunan di wilayahnya. Ia berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi hingga program benar-benar terealisasi. (Zal)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syahrizal RO

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X