Sementara itu, Kepala Perpustakaan UINSU Nurhayati mengatakan, literasi di Indonesia masih menjadi sesuatu yang meresahkan dan menyedihkan. Padahal, menurutnya saat bicara literasi berarti bicara soal membaca dan menulis. Dari baca-tulis itu seseorang dituntut untuk mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menghasilkan sesuatu karya yang bermanfaat.
“Tema kegiatan hari ini kami ambil untuk mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan, sesuai Sustainable Development Goals (SDGs) komitmen global dan nasional dalam upaya untuk menyejahterakan masyarakat mencakup 17 program satu diantaranya pendidikan bermutu dan bagaimana kita memperoleh pendidikan bermutu tentunya melalui jalur formal dan diantaranya melalui lembaga perpustakaan,” tutupnya sembari mengucapkan terima kasih atas kehadiran Wagub. (IP)