Paripurna Istimewa DPRD SU Peringati HUT ke-78 Provinsi Sumut, Bobby: Momentum Perkuat Sinergi Wujudkan Sumatera Utara Unggul Menuju Indonesia Emas 20

photo author
Mery Ismail, Realitas Online
- Rabu, 15 April 2026 | 16:43 WIB
Pimpinan DPRD Sumut , Gubsu/Wagubsu foto bersama para mantan gubernur/Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumut usai paripurna istimewa peringatan HUT ke78 Provinsi Sumut di gedung DPRD Sumut (Realitasonline.id/mis)
Pimpinan DPRD Sumut , Gubsu/Wagubsu foto bersama para mantan gubernur/Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sumut usai paripurna istimewa peringatan HUT ke78 Provinsi Sumut di gedung DPRD Sumut (Realitasonline.id/mis)

 

Realitasonline.id - Medan | DPRD Sumut gelar paripurna istimewa memperingati Hari Jadi ke 78 Provinsi Sumatera Utara, dihadiri Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, para mantan Gubsu/Wagubsu dan Ketua/Wakil Ketua DPRD Sumut di Gedung wakil rakyat provinsi Jalan Imam Bonjol, Medan, Rabu (15/4/2026).

Dalam paripurna perhelatan HUT Provinsi Sumut tahun 2026, dipimpin Wakil Ketua DPRD Sumut Sutarto didampingi wakil ketua dewan lainnya seperti Ihwan Ritonga, Salman Alfarisi dan Ricky Antoni, dihadiri segenap anggota DPRD Sumut, Pemprov Sumut memberikan penghargaan kepada mantan Gubsu/Wagubsu, Ketua/Wakil Ketua DPRD Sumut dan juga warga berprestasi.

Gubernur Sumut  menegaskan, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, melainkan momentum guna memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan, dalam mewujudkan Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga: Paripurna Istimewa HUT Madina ke-25 Sepi, Trisakti: Ini Tanda Kegagalan Bupati dan Ketua DPRD

“Kita meyakini kolaborasi mampu menggerakkan potensi besar daerah, mulai dari wilayah pantai barat hingga pesisir timur, dari pegunungan Bukit Barisan hingga Kepulauan Nias,” ujar Gubernur Bobby Nasution yang hadir bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya.

Hari jadi ke78 Provinsi Sumut mengusung tema “Satu Kolaborasi, Sejuta Energi”, Bobby Nasution mengingatkan Provinsi Sumut resmi berdiri pada 15 April 1948 berdasarkan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1948. Saat ini, Sumut berkembang menjadi 33 daerah otonom yang terdiri dari 25 kabupaten dan 8 kota dengan jumlah penduduk sekitar 15 juta jiwa, mencerminkan keberagaman sekaligus kekuatan daerah.

Dari sisi capaian pembangunan, pertumbuhan ekonomi Sumut tercatat 4,53%, dengan kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera sebesar 23,52%. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada pada angka 76,47 poin, lebih tinggi dari rata-rata nasional. Tingkat kemiskinan berhasil ditekan menjadi 7,24%, lebih baik dibandingkan nasional sebesar 8,25%.

Baca Juga: Paripurna Istimewa HUT Pemko Ke-21, Ini Harapan Ketua DPRD Kota Padang Sidempuan

Selain itu, gini rasio tercatat 0,283 poin dan tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 5,32%. Dari sisi ekonomi dan lingkungan, PDRB provinsi tumbuh 5,23% dengan PDRB per kapita mencapai Rp78,31 juta. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup mencapai 73,96 poin, melampaui capaian nasional, sementara penurunan emisi gas rumah kaca mencapai 25,78 juta ton CO2e.

Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemprov Sumut juga mencatat peningkatan kinerja. Indeks Pelayanan Publik (IPP) tahun 2025 mencapai 4,27 poin dengan kategori A- (sangat baik), meningkat dari tahun sebelumnya. Nilai SAKIP turut naik menjadi 69,11 poin dengan predikat B.

Selain itu, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan pemerintah mencapai 95,62 poin (kategori sangat baik). Pemprov Sumut juga kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke-11 kalinya secara berturut-turut sejak 2014 hingga 2025.

Baca Juga: DPRD Padangsidimpuan Gelar Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-23 Padangsidimpuan

Meski demikian, Bobby menyoroti tantangan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan mitigasi, penataan ruang, serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir.

Kedepan, pembangunan Sumut akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), penguatan infrastruktur, serta pengembangan ekonomi berbasis potensi daerah melalui hilirisasi sektor pertanian, industri, dan pariwisata.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mery Ismail

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X