nusantara

Jokowi Resmikan Ekspansi PT Smelting di Gresik : Tingkatkan Kapasitas Produksi dan Nilai Tambah di Indonesia

Jumat, 15 Desember 2023 | 14:47 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan ekspansi PT Smelting di Gresik (presidenri.go.id)

Gresik - Realitasonline.id | Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan ekspansi PT Smelting di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur, pada Kamis, 14 Desember 2023.

Jokowi meresmikan ekspansi PT Smelting di Kabupaten Gresik, Provinsi Jawa Timur tersebut di dampingi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Baca Juga: Hadiri dan Buka Munas luar Biasa APEKSI, Jokowi Minta Diferensiasi Dalam Desain Besar Kota

Selain itu Jokowi juga di dampingi oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Presiden Direktur PT Smelting Hideya Sato, Presiden Direktur PT Freeport Tony Wenas, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Jokowi juga mengapresiasi ekspansi PT Smelting yang dapat meningkatkan kapasitas produksi anoda dan katoda tembaga serta nilai tambah di Indonesia.

“Produksi anoda maupun katoda tembaga naik dari 1 juta ton per tahun menjadi 1,3 juta ton per tahun. Ini menunjukkan komitmen PT Freeport Indonesia yang bekerja sama dengan Mitsubishi untuk menghilirkan, membangun hilirisasi dengan ekspansi sehingga nilai tambah itu ada di Indonesia,” ucapnya

Baca Juga: Jadi Pasar Terbersar se Indonesia, Jokowi Resmkan Pasar Induk Among Tani Kota Batu

Jokowi berharap dengan pembangunan smelter yang ada di Kawasan Industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik tersebut dapat menambah kapasitas produksi.

Jokowi menjelaskan bahwa Indonesia akan mendapatkan nilai tambah lebih dengan keberadaan smelter tersebut.

“Dengan pembangunan smelter yang ada di JIIPE Gresik ditambah lagi 1,7 juta ton per tahun. Artinya satu tahun, smelter kita bisa berproduksi 3 juta ton per tahun. Dan nilai tambahnya ada semua di Indonesia, karena dengan itu nanti akan muncul industri baru seperti yang sudah ada juga dalam proses pembangunan untuk copper foil,” tuturnya.

Baca Juga: Eks Ketua KPK Firli Bahuri dan Eks Mentan SYL Tak Akan Di Periksa Lagi, Polisi Ungkap Alasanya

Di samping itu, Jokowi pun mendorong agar hilirisasi tidak hanya dilakukan pada bahan-bahan mineral, tetapi juga dalam komoditas perkebunan dan pertanian.

Menurut Jokowi, hilirisasi tersebut dapat meningkatkan kesempatan kerja dan nilai tambah di Tanah Air.

“Semuanya harus dihilirisasikan agar nilai tambah itu ada di negara kita, kesempatan kerja itu ada di negara kita, baik itu di perkebunan, pertanian, perikanan, semuanya. Jangan sampai kita kirim lagi mineral dalam bentuk mentah, bahan-bahan perkebunan, komoditas perkebunan, pertanian dalam bentuk mentah,” tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB