Cermati Risiko Kerusakan Komponen Mobil di Jalan Rusak

photo author
Zufarnesia, Realitas Online
- Kamis, 27 Februari 2025 | 07:10 WIB
Salah satu titik jalan rusak parah di wilayah Siuna  Bualemo, Kabupaten Banggai.  (Dok Sangalu)
Salah satu titik jalan rusak parah di wilayah Siuna Bualemo, Kabupaten Banggai. (Dok Sangalu)

Realitasonline.id | Melewati jalan rusak atau berlubang memang momen yang tidak menyenangkan.  Tidak hanya soal kenyamanan berkendara, melalui jalan rusak juga memengaruhi unjuk kerja komponen kaki-kaki mobil. Jika berlangsung terus-menerus, kondisi ini berujung pada kerusakan komponen. Jika sudah begini, tentu pemilik kendaraan perlu melakukan perbaikan atau penggantian komponen kaki-kaki.

Ada beberapa komponen kaki-kaki mobil yang perlu dicermati kondisinya jika sering melewati jalan rusak.

Ban dan pelek

Roda menjadi komponen yang bersentuhan langsung dengan jalan. Ban berisiko mengalami kerusakan saat melewati jalan berlubang dalam kecepatan sedang atau tinggi. Ban berpotensi benjol bahkan sampai robek akibat benturan. Selain ban, pelek juga bisa rusak sepeti peyang atau retak karena mendapatkan entakan langsung dari ban atau terbentur permukaan jalan. Terlebih mobil yang menggunakan ban profil tipis.

Tie-rod

Komponen ini terletak di antara steering gearbox (steering rack) dengan knuckle roda depan dan menjadi penghubung di keduanya. Sering mengalami benturan yang keras akibat melewati jalan rusak membuat tie-rod rusak atau bisa saja patah. Kerusakan tie-rod mobil bisa dirasakan saat membelokkan kemudi. Getaran juga terasa pada tangan ketika pengemudi memegang setir.

Baca Juga: Dukung Program 8 Misi Asta Cita, Polres Padangsidimpuan Kembangkan Pekarangan Lestari.

Control Arm

Selain berfungsi untuk mengaitkan ke bagian knucle, control arm ini juga berfungsi sebagai pengontrol gerakan roda kendaraan. Baik gerakan naik-turun atau maju-mundur. Ketika melewati jalan berlubang dengan kecepatan sedang atau tinggi, control arm berisiko bengkok. Dampaknya, kemudi menarik ke satu sisi dan memengaruhi kestabilan kendaraan.

Stabiliser bar link

Fungsi dari stabilizer bar yang dipasangkan ini untuk mengurangi kemiringan bodi mobil yang disebabkan gaya sentrifugal saat kendaraan belok. Kerusakan komponen ini dapat dengan mudah diketahui, yaitu munculnya suara seperti ketukan keras ketika melewati jalan tak rata atau polisi tidur.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zufarnesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X