Realitasonline.id | Turbo pertama kali bukan untuk mobil, tapi pesawat tempur yang butuh tenaga lebih di ketinggian udara pada awal abad ke-20.
Komponen ini bekerja pakai tenaga gas buang yang seharusnya hilang percuma, jadi efisien sekaligus ramah lingkungan.
Dengan turbo, mesin kecil bisa menyaingi tenaga mesin besar, bikin mobil hemat bahan bakar tapi tetap bertenaga.
Baca Juga: Turbocharger: Si Kecil Bertenaga Besar yang Bikin Mesin Makin Buas
Putaran turbin turbo bisa mencapai 150.000 RPM, jauh melebihi batas mesin mobil biasa yang hanya sekitar 6.000–8.000 RPM.
Meski canggih, turbo butuh perhatian ekstra seperti pendinginan dan pelumasan agar tak cepat rusak oleh suhu ekstrem.
Ada istilah “turbo lag,” yakni jeda saat turbo mulai bekerja karena harus tunggu tekanan gas buang cukup tinggi dulu (EF).