Realitasonline.id - Mobil listrik Toyota Urban Cruiser BEV akan masuk ke Indonesia, tetapi saat ini masih dalam tahap perkenalan pasar dan belum resmi dijual.
Toyota Astra Motor memamerkannya di GIIAS 2025 sebagai bagian dari komitmen mereka terhadap elektrifikasi kendaraan di Indonesia.
Mobil ini merupakan versi BEV dari lini Urban Cruiser dan berbasis sama dengan Suzuki e Vitara yang diproduksi di India.
Di pameran tersebut, Toyota menampilkan New Urban Cruiser EV bersama dengan model listrik lain seperti bZ4X.
Namun mereka menyatakan bahwa peluncuran resmi dan penjualan mobil ini belum diputuskan secara final; perusahaan masih mengkaji respon pasar sebelum menentukan waktu peluncuran.
Dari informasi yang tercatat di situs pemerintah seperti Samsat DKI Jakarta, NJKB untuk Urban Cruiser EV sudah terdaftar dengan angka sekitar Rp 616 juta.
Berdasarkan analisis, estimasi harga OTR kemungkinan berada di kisaran Rp 650–675 jutaan.
Walaupun demikian Toyota belum mengumumkan harga resmi.
Model ini ditawarkan dalam dua pilihan baterai LFP berkapasitas 49 kWh dan 61 kWh dengan konfigurasi penggerak roda depan (FWD) atau all-wheel drive (AWD).
Varian 49 kWh FWD diperkirakan menghasilkan sekitar 144 hp dengan jangkauan sekitar 300 km.
Varian 61 kWh FWD menghasilkan sekitar 174 hp dengan jangkauan hingga 400 km, sedangkan 61 kWh AWD tenaga bisa mencapai 184 hp dengan jarak tempuh sekitar 350 km.
Dalam hal fitur, mobil ini menawarkan teknologi masa kini seperti layar infotainment besar, instrumen digital, konektivitas CarPlay, sistem keselamatan ADAS, kamera 360 derajat, head‑up display dan kontrol iklim otomatis.
Desain eksterior-nya mengusung konsep hammer head khas Toyota dengan gaya futuristik sekaligus fungsional untuk kebutuhan urban.
Secara ringkas, Toyota Urban Cruiser BEV sudah diperkenalkan di Indonesia melalui GIIAS 2025 dan kemungkinan akan dijual di kisaran harga menengah atas, tetapi peluncuran resmi belum dilakukan karena masih menunggu respon pasar.