Lamborghini Fenomeno: Evolusi Gila dari Revuelto, Mesin V-12 Naturally Aspirated Kapasitas 6,5 liter

photo author
Mukhtar Habib, Realitas Online
- Minggu, 17 Agustus 2025 | 04:10 WIB
 Lamborghini Fenomeno bermesin V-12 Naturally Aspirated Kapasitas 6,5 liter. (Car and Driver)
Lamborghini Fenomeno bermesin V-12 Naturally Aspirated Kapasitas 6,5 liter. (Car and Driver)

Realitasonline.id | Lamborghini kembali membuat gebrakan dengan meluncurkan model terbaru dalam lini ultra-eksklusif few-off series.

Fenomeno hadir sebagai interpretasi ekstrem dari Revuelto, dengan performa yang ditingkatkan di hampir setiap aspek.

Meskipun basisnya adalah Lamborghini Revuelto yang luar biasa bertenaga, Fenomeno bukanlah sekadar edisi khusus dengan body kit berbeda.

Baca Juga: Modifikasi Toyota HiAce Majesty Mobil Van Super Premium: Nyaman, Adem, dan Elegan

Mobil ini dilengkapi mesin V-12 naturally aspirated berkapasitas 6,5 liter, namun kini tenaganya meningkat menjadi 823 hp, 9 hp lebih besar dari Revuelto.

Tak hanya itu, sistem hybrid plug-in dengan tiga penggerak listrik, yang bertenaga 241 hp, naik signifikan dari 187 hp.

Baterai berkapasitas 7,0 kWh, hampir dua kali lipat dari kapasitas 3,8 kWh milik Revuelto.

Baca Juga: Modifikasi Land Rover Seri 2A:  Dijuluki Bumblebee Klasik, Gagah, dan Siap JelajahFenomeno diklaim mampu berakselerasi 0–100 km/jam dalam 2,4 detik. Pintu didesain ulang untuk mengarahkan udara ke intake samping, meningkatkan pendinginan mesin sebesar 30%.

Splitter depan baru dilengkapi dengan saluran udara yang mengurangi drag di sekitar roda depan.

S-duct depan, yang umum di mobil balap GT3, mengarahkan udara ke atap, lalu ke mesin atau ke sayap belakang untuk pendinginan dan stabilitas.

Baca Juga: Mobkas Daihatsu Terios TS 2008 Dimodifikasi Bergaya Elegan dan Ceper, Total Biaya Rp300-400 Jutaan

Kap mesin baru berkontribusi besar terhadap peningkatan 30% lebih banyak downforce pada kecepatan tinggi.(***)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mukhtar Habib

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X