advertorial

Capaian Prestasi Tahun 2025, Wali Kota Harapkan Tercapainya Visi Pematangsiantar Cerdas Sehat Kreatif dan Selaras

Senin, 9 Maret 2026 | 09:20 WIB
Wali Kota Wesly Silalahi menerima penghargaan UHC. (Realitasonline.id/Rhy)

Realitasonline.id - PEMATANGSIANTAR | Pematangsiantar merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Dengan luas wilayah 79,971 kilometer persegi, Kota Pematangsiantar terdiri atas 8 kecamatan dan 53 kelurahan.

Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar yang dipimpin Wali Kota Wesly Silalahi SH MKn sebagai penyelenggara kota, terus bekerja membangun kota yang memiliki motto “Sapangambei Manoktok Hitei” (bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan mulia}.

Capaian Pemko Pematangsiantar sepanjang tahun 2025, meliputi lingkup internal maupun eksternal. Dalam lingkup internal penyelenggaraan pemerintahan, Pemko Pematangsiantar memperoleh prestasi, antara lain: Penghargaan SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik). Prestasi dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) ini, telah diraih Pemko Pematangsiantar 5 tahun berturut-turut. Di tahun 2024, Pemko Pematangsiantar meraih skor 3,06 dan di tahun 2025 skornya menjadi 3,19.

Baca Juga: Haji Uma Fasilitasi Pemulangan Jenazah Perantau Asal Abdya dari Batam

Penghargaan tersebut sebagai bukti nyata bahwa Pemko Pematangsiantar telah menunjukkan pembenahan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.

Prestasi selanjutnya, Predikat Kota Informatif untuk Keterbukaan Informasi Badan Publik Kategori Kabupaten/Kota dari Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kemudian, Penghargaan Tim Pengendalian Informasi Daerah (TPID) Terinformatif dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Teraktif dari Bank Indonesia. Ada juga, Penghargaan Terbaik Sinergi Upaya Pengendalian Inflasi Ketahanan Pangan dari Bank Indonesia.

Pematangsiantar raih penghargaan kota palingaling toleran peringkat 5. (Realitasonline.id.Rhy)

Sebagai bukti nyata kemampuan Kepala daerah bersama stakeholder yang berkomitmen dan bersinergi bahwa kebijakan pengendalian inflasi dan digitalisasi benar benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Juga Penghargaan Implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemen-PAN RB RI). Pemko Pematangsiantar meraih Predikat “B” dengan nilai 61,05.

Predikat B tersebut mencerminkan komitmen Pemko Pematangsiantar dalam memperkuat transparansi, efektifitas program serta akuntabilitas penggunaan anggaran publik.

Baca Juga: Kodim 0207/Simalungun Rampungkan Jembatan Modular di Huta Marubun II

Selanjutnya, Penghargaan Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik Kota Pematangsiantar dengan Indeks 4,40 Kategori A dari Kemen-PAN RB RI). Serta Predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemko Pematangsiantar Tahun 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

Pematangsiantar juara I katagori lomba LBS. (Realitasonline.id/Rhy)

Capaian ini menegaskan komitmen Wali Kota Pematangsiantar dalam memperkuat tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel dan sesuai standard akutansi pemerintah. Opini WTP merupakan predikat tertinggi dalam audit laporan keuangan pemerintah.

Halaman:

Tags

Terkini