Memilih kota Banda Aceh sebagai tempat media gathering danjuga capacity building penulisan berita ekonomi alasannya adalah serangkaian dengan kegiatan Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera yang dipusatkan di Banda Aceh. Juga banyaknya tempat bersejarah yang masih perlu diekspos oleh rekan rekan media.
Dalam acara Capacity Building tersebut, Bank Indonesia Siantar menghadirkan nara sumber Bapak Nasori, investor daily. Merupakan wartawan ekonomi dengan segudang prestasinya dalam penulisan berita berita ekonomi. Ia juga alumni filsafat Universitas Gajah Mada Yogyakarta tahun 1998. Ia menulis di warta media vokal Harian Umum Suaka Metro, reporter metro dan hukum juga.
Kepada sejumlah wartawan ekonomi Bank Indonesia Pematangsiantar yang mengikuti kegiatan tersebut, ia menjelaskan bagaimana penulisan berita ekonomi gampang dimengerti dan menarik untuk dibaca.
Dengan membuat judul dengan bahasa baku, karena bahasa ekonomi kadang kadang sulit dimengerti oleh masyarakat. Seperti inflasi, Indeks harga Konsumen (IHK) dan lainnya.
Inflasi merupakan kenaikan harga yang secara terus menerus. Salah satu penyebabnya tingginya permintaan sedangkan ketersediaan pasokan terbatas. Atau tingginya biaya produksi dan mahalnya distribusi, jelasnya.
Selain itu wartawan ekonomi harus banyak menguasai istilah ekonomi dan siapkan pertanyaan kepada Nara sumber jika ada yang belum dipahami. Agar tidak salah dalam penulisan berita ekonomi, pesannya. (SS)