”Amanah baru yang saya terima ini, sangat berharga sekali. Ini industri baru, saya telah berkarya selama 30 tahun di industri keuangan dan lima tahun terakhir di industri asuransi. Harapan dari Pak Wamen I BUMN menjadi penyemangat bagi kami di Biofarma Group. Ada beberapa entitas usaha di bawah Biofarma Group yang akan kami dorong untuk lebih sehat ke depannya,” ungkap Shadiq.
Shadiq mengungkapkan, harapan valuasi 10 Billion Dollar itu tentu tidak mudah. Dibutuhkan transformasi serta dukungan dan kolaborasi dari banyak pihak. ”Kita harus sama-sama bergerak, mengubah mindset”, artinya.
Sementara itu, Direktur Utama Bio Farma periode 2019-2023, Honesti Basyir menyampaikan rasa bangga telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Biofarma Group.
”Saya bangga diberikan kepercayaan bergabung di industri farmasi selama lebih dari 6 tahun. Berawal di PT Kimia Farma Tbk pada 2017, kemudian diberikan Amanah di PT Bio Farma selama 3 tahun terakhir. Ini menjadi hal yang paling berharga dalam journey saya”.
Baca Juga: Sensus Pertanian 2023: Kolaborasi OPD Tapsel Sangat Dibutuhkan Untuk Data Akurat dan Valid
“Pada tiga bulan pertama saya bergabung di Bio Farma, langsung disambut dengan tantangan pandemi Covid-19. Rasanya seperti berada dalam mimpi. Belum saya memahami cara pembuatan vaksin, namun sudah diberikan tugas oleh Pemerintah untuk membuat vaksin Covid-19. Saya beruntung memiliki tim solid di Bio Farma, tim yang saling dukung membantu, knowledge-nya ada di mereka semua yang lebih dulu berkiprah di Bio Farma. Hal inilah yang membuat saya merasa bangga. Saya sangat berterima kasih dan juga mohon maaf kepada teman-teman, jikalau style saya dalam berinteraksi mungkin dirasa agak nyeleneh,” ungkap Honesti.
Komisaris Utama Bio Farma, Tanri Abeng menekankan pentingnya teamwork untuk mencapai tujuan perusahaan.
Baca Juga: Tukang Becak Mesin Di Deli Serdang Kabur Usai Tabrak Lari Kakek Lansia, Korban Tewas Di Tempat
“Sejak awal saya bergabung, kita mendapatkan dukungan penuh karena kita punya kesempatan yang luar biasa. Bio Farma dalam 3 tahun terakhir ini berperan penting dalam menangani pandemi covid. Kita sudah punya perencanaan untuk korporasi dan sudah berjalan untuk eksekusinya. Jadi kita butuh teamwork dan teamwork membutuhkan leadership” ujar Tanri.
“Dengan tim yang baru saya berharap bahwa langkah–langkah yang kita lakukan untuk mencapai tujuan pertumbuhan melalui eksekusi yang tepat. Saya harapkan tim yang baru ini fokus kepada proses yang harus dikejar. Dewan komisaris akan selalu menjadi bagian pendorong dan pengawas sekaligus. Kita tidak hanya mengawasi, tapi kita dorong juga” tambahnya. (AL)