Bahjatul Mardliah selaku Koordinator UMKM Pondok Pesantren Assyyafiiyah Sudipayung mengatakan, pihaknya bergerak dibidang fashion terutama membuat busana muslim. Terkait dengan pemasarannya, sementara masih menerima pesanan, baik itu berupa seragam anak-anak, hijab, dan kaos sablon, serta masker untuk saat ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kendal dan seluruh Pondok Pesantren yang terlibat dalam kegiatan ini, karena adanya kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama untuk ajang promosi membuat produk yang bisa diterima dan dikenal di masyarakat. Selain itu, akan menambah semangat para Santri untuk mengembangkan potensi dirinya, minimal mereka nantinya bisa membuat usaha sendiri,” terang Bahjatul Mardliah.
Wiwid Bekti Nugroho, salah satu Dewan Juri dari Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kendal menjelaskan, terkait penilaian lomba yakni berdasarkan apakah produk yang dihasilkan rutin produksi setiap hari, setiap minggu atau musiman. Laku apakah produk yang dihasilkan memanfaatkan bahan baku lokal atau tidak. Selain itu pada pengemasan sudah sesuai atau belum, serta perijinannya.
"Produk UMKM yang dilombakan hasil produksi dari Pondok Pesantren cukup bagus dan berkualitas. Pihaknya akan terus mendampingi agar kedepannya lebih baik lagi. Terkait pemenang Lomba One Pondok One Product akan diumumkan Kamis malam Tanggal 21 Oktober 2021," terang Wiwid. (KYD)