TULUNGAGUNG - realitasonline.id | Sebanyak 1000 pohon tertanam di area sumber mata air dan lahan kritis Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung.
Kegiatan penanaman pohon produktif ini sebagai salah satu upaya pemadatan ruang terbuka hijau di wilayah setempat, dengan harapan ekosistem alam dan sumber mata air di sekitar dapat terjaga dengan baik.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tulungagung Santoso, mengatakan bahwa untuk saat ini, Pemerintah Daerah 60 persen fokus melakukan penghijauan di wilayah selatan dengan mengutamakan tanam pohon produktif.
"Karena terkait dengan pembangunan Jalur Lintas Selatan, otomatis ketika pembangunan ini berlangsung pemerintah juga mengalokasikan untuk penanaman pohon," katanya pada Sabtu (31/12/2022).
Menurutnya, Tanaman produktif yang di tanam adalah pohon Alpukat, Pohon Durian dan berbagai jenis tanaman penghasil buah lainnya.
"Penanaman Alpukat dan Durian di desa Sebalor ini dapat mengembalikan fungsi konservasi, produksi dan kehidupan sosial yang dapat menambah nilai ekonomi masyarakat dari hasil buahnya nanti," paparnya.
Menurut keterangan Pemerhati Lingkungan Kecamatan Bandung, Langgeng yang juga selaku Ketua LSM GMAS mengungkapkan, bahwa kegiatan penanaman ribuan pohon ini tak lain dari salah satu upaya penyelamatan fungsi hutan dan menjaga ekosistemnya.