Tulungagung - Realitasonline.id | Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Dinas Kesehatan telah menjadwalkan Pemeriksaan Kesehatan (PK) tahap kedua bagi ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) asal kabupaten Tulungagung yang akan berangkat tahun ini.
Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung Didik Eka Putra menyampaikan hal ini merupakan kelanjutan dari PK sebelumnya, guna memastikan kesuksesan PK kali ini, pihaknya telah mengerahkan 32 Puskesmas yang ada di Tulungagung untuk memastikan terlayaninya 1.259 CJH asal kabupaten Tulungagung dalam PK tahap kedua ini.
“Kita berikan layanan pemeriksaan kesehatan di 32 Puskesmas yang ada di Tulungagung untuk CJH,”jelas Didik Eka saat di wawancara.
Didik menambahkan dalam PK tahap pertama yang lalu, pihaknya menemukan satu CJH asal kabupaten Tulungagung yang tidak memenuhi syarat istitoah kesehatan haji.
Sehingga bisa dipastikan tidak bisa berangkat tahun ini, karena yang bersangkutan dalam kondisi gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah dua kali dalam seminggu.
Didik menuturkan bahwa untuk pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji telah dilakukan dua kali. Pemeriksaan kali ini adalah yang kali kedua.
Ia menyampaikan, menjadi suatu prosedur yang harus dilewati bagi calon jemaah haji untuk menjalani pemeriksaan kesehatan.
Pemeriksaan kesehatan ini antara lain pengukuran anthropometri, yakni berat badan, tinggi badan dan lingkar perut. Cek di laboratorium berupa cek darah, urine, radiologi, EKG dan pemeriksaan fisik.
Pemeriksaan kesehatan diharapkan dapat mengetahui kondisi kesehatan calon jemaah haji dan untuk menentukan kelaikan dalam menunaikan ibadah haji.
Harapannya, para calon jamaah haji dapat menunaikan ibadah dengan lancar, aman, nyaman, sehat dan selamat hingga kembali lagi ke tanah air.
Pada pemeriksaan, juga dilakukan pembinaan kesehatan. Materinya agar calon jamaah haji bisa menjaga kesehatan dan meningkatkan kebugaran tubuh.
Sehingga dapat lolos kesehatan dan saat berada di tanah suci bisa menjalankan ibadah dengan sesuai syarat rukun tanpa terkendala gangguan kesehatan.