medan

Wartawan Diminta Profesional Lakukan Tugas Jurnalistik, Ini Harapan Kepala Humas USU

Minggu, 6 Oktober 2024 | 12:18 WIB
Ilustrasi Gedung USU. (Realitasonline.id/Dok)

Realitasonline.id - MEDAN | Kepala Kantor Hubungan Masyarakat (Humas), Promosi dan Protokoler USU, Amalia Meutia berharap wartawan yang bertugas di lapangan dapat melakukan tugas jurnalistik dengan cara-cara yang professional.

Hal itu disampaikan Amalia Meutia, Sabtu (5/10/2024), menanggapi adanya oknum wartawan yang diduga menyalahgunakan profesinya untuk memeras atau menyebarkan berita bohong.

Kahumas USU menegaskan selama ini hubungan universitas dengan para jurnalis yang bekerja di lingkungan USU terjalin dengan baik, apalagi mereka yang merupakan bagian dari alumni USU dan media yang memiliki surat tugas resmi untuk melakukan aktivitas jurnalistiknya.

Baca Juga: Pj Bupati Bener Meriah: ASN Jaga Netralitas dalam Pilkada!

Namun, tak dapat dipungkiri di luar itu ada juga wartawan lainnya yang melakukan aktivitas jurnalistiknya.

"Sebagai lembaga publik, kami menghargai kerja-kerja wartawan dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya," ujar Amalia.

Akan tetapi, kita juga menyayangkan apabila ada oknum yang justru berusaha melakukan upaya-upaya tidak baik seperti upaya melakukan pemerasan dengan ancaman menyebarkan berita bohong, ujar Amalia.

Karenanya, Amalia Meutia menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir perilaku yang demikian. Sebab di samping mencederai profesi wartawan, hal itu juga berdampak buruk bagi citra institusi.

Baru-baru ini ada oknum wartawan yang mencoba melakukan hal tersebut, jadi saya kira bila kian meresahkan kita akan pertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah lanjutan seperti ke dewan pers, atau kalau medianya ternyata abal-abal kita bisa lapor ke pihak berwajib dengan menunjukkan bukti-bukti percakapan upaya pemerasan, tegasnya.

Baca Juga: Diingatkan Supaya Tak Menyesal Kemudian, Anak Muda Diminta Cerdas Memilih Calon Wali Kota Sabang Aceh

USU, menurut Amalia Meutia, sangat menghormati profesi jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra yang sangat baik untuk menaikkan reputasi USU di tengah masyarakat serta memberikan kritik yang konstruktif dalam rangka membangun iklim dunia pendidikan yang berkualitas dengan aspek-aspek keterbukaan informasi.

"Hanya saja bila ada oknum wartawan yang mencoba melakukan upaya-upaya mendeskreditkan USU dengan pemberitaan bohong, USU tidak akan tinggal diam. Apalagi bila sudah sangat meresahkan dan berpotensi merusak citra USU," katanya.

Kahumas USU juga berharap peran aktif Dewan Pers untuk senantiasa melakukan edukasi kepada humas-humas institusi agar tidak takut melaporkan oknum-oknum wartawan yang mencoba menyalahgunakan profesinya.

"Saya kira Dewan Pers juga perlu terus berupaya untuk memberantas oknum wartawan dan media yang berlabel abal-abal," katanya.

Kahumas USU juga berterimakasih kepada para jurnalis yang selama ini telah bekerja secara profesional.

Halaman:

Tags

Terkini