Sementara itu, Ketua Paguyuban UCM, Nico Andreas menyambut baik arahan tersebut. Dirinya menyebutkan bahwa selama setahun terakhir, para pedagang telah kooperatif berpindah ke lokasi alternatif seperti kawasan Perniagaan, Gwang Ju dan Kumango.
"Sekitar 50 persen anggota kami menggantungkan hidup sepenuhnya dari CFD. Kami sangat berharap dukungan penuh dari Pemko Medan agar UMKM di Medan bisa benar-benar naik kelas," pungkas Nico.(AY)