medan

Sepanjang 2025 Koperasi dan UMKM di Sumut tunjukkan Kinerja Positif, Bobby Nasution Optimistis tahun 2026 jadi periode Penguatan Daya Saing UMKM

Rabu, 21 Januari 2026 | 09:55 WIB
Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution hadiri Launching Program Sejuta UMKM dan Milad Majelis Ta’lim Halimah di Tiara Convention Centre. (Realitasonline.id/Diskominfo Sumut/Dok)

Untuk mendukung akselerasi pencapaian tujuan pembangunan daerah, Dinas Koperasi UKM Sumut pada tahun ini akan melaksanakan program prioritas daerah, kegiatan unggulan perangkat daerah, serta kegiatan pendukung lainnya.

Program Strategis Daerah yang menjadi fokus utama antara lain pengembangan Sumut Digital Market dan Galeri Virtual UMKM sebagai sarana perluasan akses pasar digital bagi produk UMKM unggulan daerah.

Baca Juga: Sidang Lanjutan Kades Barung Kersap, JPU Hadirkan Para Saksi Dari DPMD Karo

Kegiatan unggulan perangkat daerah meliputi penyelenggaraan Sumut Halal Fest sebagai upaya penguatan ekosistem industri halal, pelaksanaan Fast Track Youngpreneur #LevelUp sebagai kelanjutan akselerasi 1.700 wirausaha muda melalui skema pelatihan berjenjang, optimalisasi Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) menjadi Mall UMKM, serta pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Sementara itu, kegiatan pendukung lainnya diperkuat melalui pengawasan, pemeriksaan, dan tindak lanjut kesehatan koperasi, fasilitasi penguatan kelembagaan koperasi, fasilitasi sarana dan prasarana KUMKM, pelaksanaan Urban Market UKM Kolaborasi Sumut Berkah, penyelenggaraan event, expo, dan festival UKM Kolaborasi Sumut Berkah, serta pengembangan program inkubator usaha.

“Seluruh rangkaian kegiatan tersebut secara terintegrasi berkontribusi langsung terhadap peningkatan volume usaha koperasi dan peningkatan kontribusi UMKM terhadap PDRB Provinsi Sumatera Utara,” jelas Naslindo.

Naslindo optimistis tahun 2026 akan menjadi periode penguatan dan konsolidasi daya saing UMKM yang lebih berkelanjutan.

UMKM dan koperasi diharapkan tidak hanya menjadi penyangga ekonomi daerah, tetapi juga berkembang sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara yang berdaya saing, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (AY)

 

Halaman:

Tags

Terkini