medan

172 Rumah Sakit di Sumut telah Bekerja Sama dengan BPJS Kesehatan, 5 Diberi Peringatan

Jumat, 30 Januari 2026 | 15:01 WIB
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut Hamid Rijal Lubis pada konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Kamis (29/1/2026).

Sementara itu, Wakil Direktur Umum dan Pengembangan SDM Rumah Sakit Haji Medan, Ridesman Nasution, mengakui dampak pemberlakuan UHC terhadap peningkatan jumlah pasien di RS Haji Medan. Pada periode Desember 2025 hingga Januari 2026, tercatat sebanyak 431 pasien dari 20 kabupaten/kota di Sumut mengakses layanan Probis.

 

“Paling banyak itu berasal dari Deliserdang, ada sebanyak 287 pasien, selebihnya dari Medan, Karo, Labuhanbatu dan lainnya,” ujar Ridesman.

 

Sebagai upaya peningkatan layanan, RS Haji Medan akan melakukan perbaikan sarana dan prasarana. Pada tahun 2026, ruang Unit Gawat Darurat (UGD) akan diperluas agar lonjakan pasien dapat terlayani dengan peningkatan kapasitas.

 

Pada tahun 2025, rumah sakit ini juga telah menambah kapasitas ruang ICU anak sebagai respons terhadap kebutuhan perawatan intensif pasien anak. Selain itu, tahun ini akan ditambah kapasitas ruang rawat inap sebanyak 32 ruangan dari total 327 ruangan yang telah tersedia.

 

“Untuk merespons UHC ini kami juga sudah merekrut 12 dokter umum untuk memperkuat layanan gawat darurat, menambah 72 tenaga kesehatan di luar dokter,” katanya.

 

Ridesman juga menyebutkan bahwa Pemprov Sumut pada tahun 2026 telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp3,6 miliar untuk menanggung biaya kontrak dokter spesialis. Hal ini merupakan bentuk komitmen kuat Pemprov Sumut dalam mendukung layanan Probis yang merupakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution.

Halaman:

Tags

Terkini