medan

ITSI Buka Program Magister Sosial Ekonomi Pertanian: Perkuat Ekosistem Pedidikan Tinggi Berbasis Perkebunan Modern

Kamis, 16 April 2026 | 07:17 WIB
Pembukaan Program Magister Sosial Ekonomi Pertanian Tegaskan Komitmen ITSI dalam Penguatan Pendidikan Tinggi Berbasis Perkebunan


Realitasoline.id - Medan | Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) kembali menorehkan capaian penting dalam pengembangan kelembagaan pendidikan tinggi melalui pembukaan resmi Program Studi Magister Sosial Ekonomi Pertanian. Kehadiran program studi ini menjadi tonggak strategis dalam memperluas peran ITSI sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan, penguatan sumber daya manusia, serta dukungan nyata terhadap pembangunan sektor pertanian dan perkebunan Indonesia.

 


Program Studi Magister Sosial Ekonomi Pertanian dirancang untuk mencetak lulusan yang memiliki kapasitas akademik dan profesional yang tinggi, terutama dalam memahami berbagai persoalan sosial, ekonomi, kelembagaan, dan keberlanjutan pada sektor pertanian dan perkebunan. Dengan struktur kurikulum yang terintegrasi, program ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara konseptual, tetapi juga mampu menawarkan solusi inovatif, adaptif, dan aplikatif bagi pembangunan agribisnis Indonesia, khususnya pada subsektor perkebunan.


Pembukaan program studi ini juga mencerminkan keseriusan ITSI dalam menjawab kebutuhan dunia kerja dan dunia industri yang terus berkembang. Pada era transformasi pertanian modern, kebutuhan terhadap tenaga ahli yang memahami keterkaitan antara aspek ekonomi, kebijakan, sosial masyarakat, dan keberlanjutan menjadi semakin besar.

 

Baca Juga: Kuliah Umum ITSI dan Penyerahan Beasiswa PalmCo: Pertanian tidak Sesederhana Mencangkul, Digitalisasi - Carbon Trading PTPN IV Jadi Upaya Strategis

Oleh sebab itu, kehadiran Program Magister Sosial Ekonomi Pertanian di ITSI diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang berkontribusi langsung terhadap kemajuan sektor pertanian dan perkebunan, baik di tingkat regional maupun nasional.


Lebih dari itu, diterbitkannya izin pembukaan program studi ini membuka peluang besar bagi putra-putri terbaik bangsa untuk melanjutkan studi ke jenjang Strata Dua (S2) di ITSI mulai Tahun Ajaran 2026/2027.

Momentum ini menjadi kesempatan emas bagi generasi muda Indonesia yang ingin meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, dan mengambil peran strategis dalam pembangunan pertanian dan perkebunan masa depan.

Baca Juga: Pengabdian Masyarakat Dikemas Literasi, Mahasiswa S2 FEBI UINSU Iin Prasetyo Paparkan Peran Komunitas Blogger Dalam Pencapaian SDGs dan Asta Cita

ITSI pun mengundang masyarakat luas untuk menjadi bagian dari perjalanan akademik ini melalui pendidikan tinggi yang unggul, kontekstual, dan berorientasi global.

Pembukaan program studi ini telah memperoleh legalitas resmi berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 265/B/O/2026.
Penyerahan salinan Surat Keputusan Menteri dilakukan pada hari Senin, 13 April 2026 oleh Kepala LLDIKTI Wilayah I, Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., didampingi oleh Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Kerjasama LLDIKTI Wilayah I, Dr. Rika Devi Yanti Nasution, S.H., M.H.

 

 

Penyerahan ini merupakan bentuk nyata dukungan pemerintah dalam mendorong penguatan kapasitas perguruan tinggi untuk menghadirkan program studi yang berkualitas, relevan, dan responsif terhadap kebutuhan zaman.

Halaman:

Tags

Terkini