medan

Edy Rahmayadi Di Pelantikan POGI Sumut Curhat Soal Peliknya Masalah Kesehatan di Sumatera Utara

Senin, 22 Mei 2023 | 07:30 WIB
Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di pelantikan POGI Sumut, Minggu (21/5/2023). (Realitasonline.id/Kominfo Sumut/Veri Ardian)

Medan - Realitasonline.id| Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap peran Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) dapat membantu pemerintah mengatasi masalah kesehatan. Terutama dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan anak serta stunting yang ada di Sumut.

Hal ini disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi, saat menghadiri pelantikan pengurus POGI cabang Sumut periode 2022/2025 yang berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Minggu 21 Mai 2023.

Baca Juga: MUI Padang Sidempuan Gelar Halal Bi Halal Dihadiri Wali Kota dan Forkopimda

"Selamat menjalankan tugas pada pengurus POGI Sumut yang dilantik. Saya berharap POGI Sumut dapat membantu pemerintah dalam mengentaskan permasalahan kematian ibu dan anak, serta stunting yang masih tinggi di Sumut," ucap Edy Rahmayadi.

Hadir di antaranya, Ketua Umum PP POGI Yudi Mulyana Hidayat, Ketua POGI Sumut Johny Marpaung, Ketua IDI Wilayah Sumut Ramlan Sitompul, Kepala BKKBN Sumut Muhammad Irzal, OPD serta seluruh anggota POGI Sumut.

Baca Juga: Kasian Seorang Bapak Menangis Dipinggir Jalan, Bapak: Saya Dibentak Anak Saat Acara Wisudanya

Dijelaskan Edy Rahmayadi, permasalahan lainnya saat ini di beberapa Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten/kota juga kekurangan dokter spesialis obgyn. "Ini bukan karena tidak adanya dokter, namun mereka tidak mau bertugas dipelosok," katanya.

Selain itu, pemerintah juga menghadapi permasalahan dengan begitu mahalnya biaya kesehatan dibeberapa RS. Di antaranya biaya khitan, masyarakat harus mengeluarkan biaya sebesar Rp10 juta dan untuk operasi bibir sumbing harus menelan biaya sebesar Rp150 juta.

Baca Juga: Pj Wali Kota Tebing Tinggi Sambut Juara MMA kelas Starwieght Rustam Hutajulu

"Saya sadari begitu peliknya untuk menyelesaikan masalah kesehatan untuk masyarakat ini. Jadi saya berharap kedepan ada kerjasama dengan POGI agar masalah ini dapat teratasi," katanya.

Ketua Umum PP POGI Yudi Mulyana Hidayat kesempatan itu mengatakan masalah angka kematian ibu dan anak, serta stunting ini merupakan tanggung jawab yang sangat besar. Ini membuktikan pelayanan kesehatan yang masih kurang baik.

Baca Juga: Oknum Korwilcam Pendidikan di Deliserdang Paksa Sekolah Beli Buku

"Ini perlu kerja sama dengan POGI, pemerintah, tenaga pendidikan dan lainnya dalam menurunkan angka ini. Permasalahannya adalah bagaimana para dokter ini mau kerja di daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan masyarakat," katanya.

Menurut Yudi, konteks penurunan angka kematian ibu dan anak juga stunting adalah bagaimana merubah sistem masyarakat itu dapat sehat.

Halaman:

Tags

Terkini