medan

Dinas Koperasi Dan UKM Kota Medan Ungkap Cara Sejahterakan Warga Seperti Ini

Rabu, 19 Juli 2023 | 16:00 WIB
Dinas Koperasi Kota Medan berdayakan kaum perempuan lewat pelatihan kewirausahaan. (Realitasonline.id/Kominfo Medan)

Medan - Realitasonline.id| Untuk mewujudkan program prioritas Walikota Medan Bobby Nasution yang salah satunya adalah sejahterakan warga direspon Dinas Koperasi dan UKM dengan menggelar pelatihan.

Pelatihan untuk kaum perempuan ini diselenggarakan Dinas Koperasi UKM Kota Medan guna peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS).

Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan ini menggelar pelatihan jahit menjahit bagi warga di Kelurahan Tanjung Mulia Hilir Medan Deli, Selasa (18/6/2023).

Baca Juga: Meski Penantian Panjang, Ini Ungkapan Guru Taput Terkait Pengangkatan PPPK

Tidak hanya diikuti Ibu rumah tangga, pelatihan ini juga diikuti generasi muda. Pelatihan yang dipusatkan di aula Kantor Kelurahan Tanjung Mulia Hilir ini dibuka oleh Kadis Koperasi dan UKM Perindag Benny Iskandar Nasution diwakili Kabid Industri Mahfuza.

Lurah Tanjung Mulia Hilir N Situmeang, perwakilan Dinas P3APMP2KB dan Fika Azhari sebagai pelatih dari Lembaga Khusus Pelatihan juga hadir.

Menurut Kabid Industri Mahfuza, pelatihan jahit menjahit ini dikhususkan untuk ibu rumah tangga guna membantu perekonomian keluarga.

Baca Juga: Kabupaten Paluta Juara II Kesenian Daerah Terbaik Diajang PRSU Ke 49

Artinya pelatihan ini digelar untuk memberikan pembekalan kepada ibu-ibu agar memiliki keahlian yang nantinya dapat menjadi pemasukan tambahan bagi keluarga.

"Program pelatihan ini merupakan salah satu upaya kita untuk mewujudkan program prioritas Walikota Medan khususnya di bidang perekonomian. Selain itu program ini juga untuk meningkatkan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS)," jelasnya.

Mahfuza menambahkan jika setelah pelatihan ini Ibu- ibu menjadi pintar dalam hal jahit menjahit nantinya mereka dapat mengembangkan keahliannya dengan menghasilkan suatu produk busana yang bernilai ekonomis.

Baca Juga: Sidang Perdana AKBP AH Kasus Gudang Solar Ilegal di PN Medan, JPU: Terdakwa Terbukti Melanggar

Hal yang paling kecil diharapkan dari pelatihan ini minimal ibu-ibu bisa menjahit baju atau celana yang rusak di rumah.

"Suatu kebanggaan jika kita dapat membuat baju untuk diri sendiri. Apalagi jika hasil jahitan kita baju tersebut bernilai ekonomis maka dapat menjadi pemasukan tambahan bagi keluarga," jelasnya.

Halaman:

Tags

Terkini