Realitasonline.id | Roseola adalah penyakit umum yang menyerang bayi berusia 6 bulan hingga 2 tahun. Penyebabnya adalah infeksi virus human herpesvirus (HHV) tipe 6 atau 7.
Gejala Roseola:
- Demam tinggi: Bayi dapat mengalami demam hingga 40 derajat Celcius selama 3-7 hari.
- Ruam merah: Setelah demam turun, ruam merah muda akan muncul di dada, perut, dan punggung bayi. Ruam ini biasanya tidak gatal dan akan hilang dalam beberapa hari.
- Gejala lain: Bayi mungkin juga mengalami pilek, batuk, nafsu makan menurun, dan mudah marah.
Baca Juga: Hentikan Perlombaan Tak Terlihat: Melepaskan Diri dari Belenggu Perbandingan
Penularan Roseola:
Roseola menular melalui percikan air liur yang dikeluarkan saat batuk atau bersin.
Pengobatan Roseola:
Roseola biasanya sembuh dengan sendirinya. Pengobatan hanya ditujukan untuk meredakan gejala, seperti:
- Menurunkan demam: Gunakan obat penurun panas seperti paracetamol atau ibuprofen.
- Memberikan banyak cairan: Pastikan bayi minum banyak air untuk mencegah dehidrasi.
- Mandi air hangat: Mandi air hangat dapat membantu menurunkan demam dan membuat bayi merasa nyaman.
Baca Juga: Kualitas Mengesankan yang Dimiliki Wanita Tangguh dan Mandiri
Pencegahan Roseola:
Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah roseola. Namun, Anda dapat mengurangi risiko penularannya dengan:
- Mencuci tangan: Cuci tangan Anda dengan sabun dan air sebelum dan sesudah menyentuh bayi.
- Tutup mulut dan hidung: Tutup mulut dan hidung Anda saat batuk atau bersin.
- Hindari kontak dengan orang yang sakit: Hindari kontak bayi dengan orang yang sakit.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera hubungi dokter jika bayi Anda:
- Mengalami demam tinggi selama lebih dari 7 hari
- Mengalami demam dengan kejang
- Mengalami ruam yang tidak kunjung hilang
- Mengalami gejala lain yang parah
Roseola adalah penyakit yang umum dan ringan pada bayi. Namun, penting untuk tetap waspada dan segera hubungi dokter jika bayi Anda mengalami gejala yang parah. (TPA)***