Mendikdasmen Sebut Literasi Bahasa Indonesia dan Matematika Alat Ukur TKA Tingkat SD & SMP Tahun 2026

photo author
Mukhtar Habib, Realitas Online
- Kamis, 29 Januari 2026 | 16:44 WIB
Ilustrasi Mendikdasmen Abdul Mu'ti bahas TKA tingkat SD & SMP 2026. (realitasonline.id/edt.mukhtarhabib)
Ilustrasi Mendikdasmen Abdul Mu'ti bahas TKA tingkat SD & SMP 2026. (realitasonline.id/edt.mukhtarhabib)

Realitasonline.id - Jakarta | Mendikdasmen Abdul Mu’ti  tegaskan literasi Bahasa Indonesia dan numerasi Matematika untuk mengukur kemampuan peserta didik atau sebagai alat  TKA tingkat SD dan SMP tahun 2026.

Abdul Mu'ti menyebutkan hasil TKA(Tes Kemampuan Akademik) juga dimanfaatkan sebagai assessment for learning untuk memperbaiki proses pembelajaran. 

Menurutnya Nantinya akan diselaraskan dengan standar asesmen internasional seperti PISA. 

Baca Juga: Toyota New SUV 2026: Performa Tangguh dengan Desain Modern, Dilengkapi Teknologi Canggih

“Ke depan, TKA akan diselaraskan dengan standar asesmen internasional seperti Programme for International Student Assessment (PISA) dan Pembelajaran Mendalam yang menekankan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan reflektif,” ungkap Abdul Mu’ti, saat membuka Rakornas, di Jakarta, Selasa (27/1) kemarin.

Selain akademik, ia berharap TKA dapat membentuk karakter peserta didik melalui nilai kejujuran, kesiapan mental, dan sikap sportif.

Sementara itu, Kepala BSKAP Toni Toharudin menyampaikan bahwa TKA merupakan instrumen kebijakan berbasis data untuk meningkatkan mutu pendidikan. 

Baca Juga: Toyota RAV4 Hybrid 2026: SUV Hybrid Cerdas, Nyaman, dan Irit Bahan Bakar

Ia menekankan prinsip pelaksanaan TKA yang jujur dan gembira agar mencerminkan kemampuan nyata peserta didik. 

Hasil TKA nantinya digunakan secara proporsional dan transparan, termasuk sebagai salah satu pertimbangan nilai akademik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Baca Juga: Honda Civic 2026 Diluncurkan: Teknologi Generasi Baru, Opsi Hibrida, dan Fitur Lengkap

“Hasil TKA juga akan dimanfaatkan secara proporsional, akuntabel, dan transparan," kata Toni.

"Sebagai salah satu pertimbangan nilai akademik dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026,” tutup Toni.(Mukhtar Habib)
















Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mukhtar Habib

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

CPNS ATR/BPN Dibekali Komunikasi Publik

Rabu, 15 April 2026 | 19:49 WIB
X