Realitasonline.id I Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, mengucapkan rasa syukurnya usai pertandingan Garuda Muda melawan Ekuador. Hasil imbang itu adalah modal berharga bagi tim untuk mengulang poin lanjutan di Grup A Piala Dunia U-17.
“Alhamdulilah bisa 1-1 dan ini hasil kerja keras pemain, walaupun terasa berat. Kami punya waktu dua hari istirahat setelah ini dan semoga itu bisa membuat kondisi pemain lebih lagi,” ujar Bima Sakti dalam konferensi pers di Mixed Zone Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (10/10/2023)
Walaupun saat berlangsung pertandingan sempat menemui kendala, tapi Bima Sakti menambahkan, anak asuhnya telah mempersiapkan diri semaksimal mungkin sebelum pertandingan digelar.
Seperti yang terlihat saat pertandingan semalam, Amar Brkic tidak tampak unjuk kebolehan dikarenakan sakit.
“ Amar tidak bisa bermain. Dia terkena diare karena memang kondisinya jauh dari Jerman. Jadi kami maklumi, semoga pada pertandingan kedua bisa lebih baik lagi,” tuturnya.
Sejarah mencatat, pada partisipasi sebelumnya di Piala Dunia U-20 1979 di Jepang, Indonesia tidak pernah mendapatkan poin. Tapi lewat hasil imbang melawan Ekuador kemarin malam. Akhirnya, membuat Indonesia berhasil menorehkan skor perdana di Piala Dunia U-17.
Baca Juga: PSSI Umumkan Fifa Matchday Indonesia akan Lawan Palestina di Gelora Bung Tomo
Di sisi lain, Diego Martinez , pelatih Ekuador U-17 mengakui, berkat pertahanan kompak Garuda Muda sehingga lumayan menyulitkan bagi timnya untuk menang sampai akhir pertandingan.
“ Ini pertandingan yang sulit, kami ingin menang dan mendapatkan tiga poin. Tapi, Indonesia juga menunjukkan pertandingan yang baik dengan pertahanan efektif dan berjalan bagus. Saya pikir kami punya situasi yang menyulitkan kami mencetak gol,” ungkap Martinez.
Martinez juga menambahkan, di tengah kondisi cuaca Surabaya yang panas bukanlah satu halangan bagi pemainnya yang sudah terbiasa dengan keadaan demikian.” Cuaca tidak jadi masalah buat kami. Pemain kami datang dengan cuaca panas di Surabaya. Ini tidak ada masalah buat kami,” tegasnya.
Dengan hasil ini, Timnas Indonesia U-17 meraih peringkat ketiga dengan satu poin, sedangkan Ekuador menepati posisi kedua dengan hasil poin yang sama. Selanjutnya, jangan lupa saksikan kembali Indonesia akan menghadapi Panama pada 13 November 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pukul 16.00 WIB. Sedangkan, Maroko akan bertemu dengan Ekuador pada hari dan tempat yang sama pukul 19.00 WIB.***