Kabir Bedi menambahkan untuk program berikutnya yang diagendakan pada Rapat Kerja hari ini adalah menyukseskan program Pengurus Besar (PB) Aquatik Indonesia "Gerakan Ayo Berenang" dan bagaimana renang dijadikan sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia.
"Sehingga ini nanti sejalan dengan road map PB Aquatik Indonesia sebagai persiapan olimpiade tahun 2032, sekitar 8 tahun ke depan. Jadi 8 tahun itu cukup untuk kita (Indonesia) menyiapkan (atlet) untuk olimpiade. Artinya renang itu dijadikan sebagai gaya hidup sehari-hari," katanya.
Hadir juga pada Rapat Kerja hari itu jajaran pengurus Pengprov Aquatik Indonesia Sumut antara lain Martha Tobing, Ahmad Rivai, perwakilan Dispora Sumut M Maimun Masri, pengurus serta undangan lainnya.(PAY)