Realitasonline.id - Serang | Peserta Rapat Kerja Nasional (Rakernas) SIWO PWI Seluruh Indonesia secara bulat memutuskan Provinsi Lampung sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XV Tahun 2027.
Keputusan tersebut diambil dalam Forum Rakernas SIWO yang dilaksanakan, 7 Februari 2026 di Hotel Le Dian, Serang, Banten. Seluruh SIWO Provinsi mendukung sepenuhnya pemaparan Provinsi Lampung melalui Ketua SIWO Lampung Muslim terkait kesiapan dalam pelaksanaan Porwanas.
Muslim dalam paparannya menyampaikan Kepala Daerah dan Ketua DPRD Provinsi Lampung sangat setuju dan mendukung penetapan Lampung sebagai tuan rumah Porwanas Tahun 2027.
Baca Juga: Pencurian Brondolan TBS Marak di Kebun Sawit Hulu Langkat, Dirut Diminta Copot Manajer
Muslim mengatakan dengan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi dan DPRD Provinsi Lampung, pihaknya memohon kepada kontingen seluruh Provinsi di Indonesia bisa ikut ambil bagian untuk meramaikan Porwanas di Provinsi Lampung yang direncanakan dilaksanakan bulan Agustus 2027.
Sementara Provinsi Sumatera Utara yang sempat mengusulkan menjadi tuan rumah Porwanas, melalui Ketua SIWO PWI Sumut Johny Ramadhan Silalahi SH dalam Rakernas SIWO mengatakan, niat untuk menjadi tuan rumah terpaksa dibatalkan akibat kondisi beberapa daerah di Sumatera Utara yang baru saja mengalami bencana dan saat ini dalam tahap pemulihan.
"Sebenarnya di awal kami sangat serius untuk menjadi tuan rumah Porwanas dan Ketua PWI telah melakukan komunikasi dengan pemerintah Provinsi Sumatera Utara," jelas Johny.
"Namun karena alasan bencana sangat tidak etis karena anggaran di fokuskan untuk pemulihan pasca bencana. Kami mendukung sepenuhnya Provinsi Lampung sesama Pulau Sumatera untuk menjadi tuan rumah Porwanas tahun 2027," katanya.
Baca Juga: Peringati HUT ke-76 Kavaleri, Yonkav 11/MSC Gelar Bhakti Sosial dan Trauma Healing di Langkahan
Terkait teknis pelaksanaan, SIWO Pusat telah membentuk Komite Porwanas yang dipimpin Waketum SIWO Pusat M Erwin yang nantinya akan menetapkan Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) dan Petunjuk Teknis (Juknis), termasuk penetapan jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingan.