Medan - Realitasonline.id | Banjir merupakan kondisi yang menjadi ketakutan tersendiri dan mengesalkan bagi para pemilik mobil.
Banjir juga dapat mengakibatkan kemacetan karena area jalanan yang dilalui tergenang oleh air.
Jika anda dalam keadaan yang seperti itu, maka ada pilihan yang bisa dilakukan. Berhenti di lokasi tertentu dan menunggu sampai air surut, atau tetap melanjutkan perjalanan karena alasan tertentu.
Baca Juga: Harga Bahan Pokok di Medan Melonjak Jelang Natal dan Tahun Baru 2024
Kedua pilihan ini sama-sama memiliki resiko. Jika anda berhenti dan menunggu sampai air surut, tempat yang anda jadikan pemberhentian akan tergenang air banjir ini mengakibatkan mobil anda akan kemasukan air.
Jika anda menerobos banjir dan tetap melanjutkan perjalanan kemudian anda terjebak ditengah-tengah genangan air, hal ini akan mengakibatkan komponen-komponen yang ada di mobi anda akan cepat rusak.
Jika anda dapat melewati kedua kondisi tersebut, maka anda harus tetap waspada terhadap komponen-komponen mobil anda yang sebelumnya tidak pernah terkena air banjir.
Baca Juga: Barcelona Incar Pemain Baru Pada Bursa Transfer Musim Depan, Darurat Pemain Sayap ?
Komponen apa sajakah itu? dan bagaimana solusi serta perawatan apa saja yang dapat dilakukan setelah terkena air banjir?, berikut informasinya
1. Rem
Mobil yang masih menggunakan rem tromol, ketika anda sudah melewati area banjir maka anda harus menekan rem berkali-kali sampai normal.
Karena mekanisme rem tromol membutuhkan waktu lebih lama untuk bisa bekerja secara optimal dibandingkan dengan rem cakram.
Baca Juga: Tinjau Progres Pembangunan MRT Jakarta Fase 2A, Jokowi : Berjalan Dengan Baik dan Melampaui Target
2. Kaki-kaki (As roda, Tie Rod, Ball Joint, Seal Power Steering)