7 Sportcar Ikonik yang Gagal Menjadi Legenda: Dari Kekecewaan Desain hingga Performa yang Tidak Sesuai Ekspektasi

photo author
Miftahul Zannah, Realitas Online
- Selasa, 28 Januari 2025 | 20:50 WIB
7 sportcar yang dianggap "gagal" karena berbagai alasan, baik dari segi performa, desain, pemasaran, atau ekspektasi konsumen (Tangkapan Layar YouTube otto ped)
7 sportcar yang dianggap "gagal" karena berbagai alasan, baik dari segi performa, desain, pemasaran, atau ekspektasi konsumen (Tangkapan Layar YouTube otto ped)

Realitasonline.id - Berikut adalah 7 sportcar yang dianggap "gagal" karena berbagai alasan, baik dari segi performa, desain, pemasaran, atau ekspektasi konsumen:

1. DeLorean DMC-12

Alasan Kegagalan:
Terkenal karena film Back to the Future, tapi sebagai mobil, DMC-12 gagal memenuhi ekspektasi.

Performa mesinnya lemah dibandingkan dengan desain futuristiknya. Selain itu, masalah reliabilitas dan manajemen perusahaan yang buruk membuat produksinya berakhir cepat.

Spesifikasi Bermasalah:
Mesin V6 2.85L hanya menghasilkan 130 hp, terlalu kecil untuk sebuah sportcar.

2. Jaguar XJ220

Alasan Kegagalan:
Mobil ini memiliki awal yang menjanjikan dengan konsep bermesin V12 dan all-wheel-drive.

Namun, versi produksinya malah menggunakan mesin V6 turbocharged dan menjadi rear-wheel-drive. Banyak pembeli membatalkan pesanan karena merasa dikecewakan.

Masalah Utama:
Harga mahal (£470.000 pada 1992) tidak sebanding dengan spesifikasi yang dijanjikan.

3. Subaru SVX

Alasan Kegagalan:
Desainnya terlalu futuristik untuk zamannya, namun performa mesinnya kurang menarik.

Mobil ini lebih fokus pada kenyamanan daripada menjadi sportcar murni, membuatnya kehilangan pasar.

Masalah Utama:
Mesin flat-6 3.3L yang menghasilkan 231 hp, tapi hanya tersedia dengan transmisi otomatis 4-percepatan, mengurangi daya tariknya bagi pecinta performa.

4. Cadillac Allante

Alasan Kegagalan:
Cadillac mencoba masuk ke pasar sport-luxury dengan Allante, namun gagal karena kombinasi harga tinggi, kualitas rendah, dan performa buruk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Miftahul Zannah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X