Cegah Sokbreker Depan Motor Rawan Bocor

photo author
Zufarnesia, Realitas Online
- Selasa, 25 Februari 2025 | 07:25 WIB
Ilustrasi. Shockbreaker motor terasa keras./net
Ilustrasi. Shockbreaker motor terasa keras./net

Realitasonline.id | Bocornya shock absorber atau sokbreker motor terutama bagian depan, bisa terjadi salah satunya karena adanya kotoran yang menempel. Terlebih pada kondisi hujan. Menerjang genangan air atau cipratan air dari kendaraan lain yang mengandung kotoran seperti pasir bisa mengenai batang sokbreker. Jika dibiarkan bisa menyebabkan sobkreker rusak.

Kotoran seperti pasir atau kerikil kecil yang menempel pada batang sokbreker bisa merusak sil sokbreker. Pasir atau kerikil kecil itu bisa berbentuk runcing dan merobek karet sil sokbreker akibat bergesekan terus menerus.

Sebelum mengalami kerusakan permanen, ciri-ciri sokbreker mengalami kebocoran sil adalah adanya oli di batang sokbreker. Oli yang menempel di batang sokbreker itu dapat membuat kotoran baru ikut menempel. Makin banyak kotoran yang menempel, potensi melebarnya kebocoran sil sokbreker makin besar. Volume oli di dalam sokbreker pun bisa menurun. Begitu pula membuat batang sokbreker tergores atau baret.

Jika kondisi kebocoran sudah parah, performa sokbreker pun menurun dalam meredam impak atau guncangan. Motor jadi terasa tidak stabil saat belok. Ketika lewat jalan bergelombang juga seperti naik gerobak atau sokbreker tidak meredam guncangan. Lelehan oli sokbreker juga bisa mengenai cakram rem. Hal ini membahayakan ketika melakukan pengereman karena membuat kampas rem tidak mampu mencengkeram cakram saat bekerja.

Baca Juga: PLN UP3 Padangsidimpuan Jamin Keandalan Listrik Selama Ramadhan Hingga Idul Fitri 1446 H

Jika kondisi belum parah, perbaikan bisa dilakukan dengan mengganti sil sokbreker. Lalu  membersihkan sokbreker dan menambahkan oli. Tapi jika sudah parah atau batang sokbreker sudah baret cukup dalam, wajib diganti baru. Karena walau sudah ganti sil, oli masih bisa keluar melalui celah baret pada batang sokbreker itu.

Sebenarnya kebocoran sokbreker saat hujan ini bisa dicegah.  Pencegahannya pun tidak sulit. Setelah dikendarai di tengah hujan jangan biarkan motor dalam keadaan kotor. Sebaiknya siram seluruh bagian motor, termasuk sokbreker depan dan belakang. Terutama bagian batang sokbreker dengan air, dan pastikan tidak ada kotoran yang menempel.  Dengan membiasakan hal itu, bisa meminimalisasi risiko kebocoran sokbreker.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zufarnesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X