Jangan Panik, Ini yang Harus Dilakukan Pasca Motor Terndam Banjir

photo author
Zufarnesia, Realitas Online
- Senin, 24 Maret 2025 | 12:33 WIB
Potret sepeda motor yang terendam banjir (Astra Motor)
Potret sepeda motor yang terendam banjir (Astra Motor)

Realitasonline.id | Beberapa waktu belakangan, intensitas hujan semakin tinggi. Tidak sedikit daerah di Indonesia yang rawan akan musibah banjir. Kerugian materi pun tidak dapat dihindari, termasuk motor kesayangan pun turut menjadi korban.

Namun ada beberapa Langkah yang bisa dilakukan untuk meredam kerugian yang lebih besar pasca motor terendam banjir.

Jangan Langsung Nyalakan Mesin

Langkah ini bisa dibilang menjadi kunci agar motor tidak menjadi rusak parah. Bila mesin sampai terendam air, ada kemungkinan masuk ke dalam silinder. Bila langsung dinyalakan, besar kemungkinan terjadi water hammer di mana piston bisa jebol dan setang piston bengkok.

Begitu pula dengan komponen kelistrikan, air yang masih bersarang pada baterai dan komponen kelistrikan lain berpotensi menyebabkan korsleting.

Basuh Dengan Air Besih

Baca Juga: Harus tau, ini Cara Mengidentifikasi Berbagai Jenis Grease

Mencegah terjadinya penumpukan kotoran, basuhlah motor dengan air besih secukupnya. Bila terjadi penumpukan kotoran bisa nyebabkan beberapa komponen tidak berfungsi dengan baik. Karat pun tidak segan untuk datang bila kondisi ini dibiarkan.

Bisa lebih baik lagi hasilnya dengan menyikat bagian motor yang terkena lumpur banjir. Dibasuh lagi dengan air besih lalu dikeringkan.

Cek Bagian Mesin

Bila basah, bersihkan dengan sikat dan kain lap sampai benar-benar kering. Kemudian cek bagian bak CVT (untuk motor matik). Pastikan bebas dari rembesan air. Langkah berikutnya cek juga bagian bak engkol, bak kopling, blok silinder, kepala silinder dan karburator/injector. Tidak lupa cek pula filter udara motor. Bila basah, bisa dikeringkan atau diganti bila banyak lumpur yang bersarang pada filter.

Periksa Oli Motor

Saat motor terendam banjir, tidak kecil kemungkinan air masuk sehingga bercampur dengan oli. Terlebih air sudah bercampur dengan kotoran dan lumpur. Hal ini membuat sifat pelumasan oli menjadi hilang dan memperbesar friksi. Akibatnya komponen yang membutuhkan pelumasan bisa cepat aus.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik Ganti Oli Mesin Motor Matik? Cek Jawabannya Disini !

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Zufarnesia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X