Ini DIa Mobil Langka di 2025, Tampil Tangguh dan Irit Bahan Bakar, Begini Kelebihannya

photo author
Mukhtar Habib, Realitas Online
- Kamis, 10 April 2025 | 23:00 WIB
Ilustrasi mobil pikap Isuzu Panther, langka  dan paling  diburu karena irit bahan bakar dan tangguh. (Realitasonline.id/Mukhtar Habib)
Ilustrasi mobil pikap Isuzu Panther, langka dan paling diburu karena irit bahan bakar dan tangguh. (Realitasonline.id/Mukhtar Habib)

 

 

Realitasonline.id | Pikap Isuzu Panther, merupakan mobil mobil langka di tahun 2025. Kendaraan diesel ini juga paling diburu. Melansir dari akun YouTube Maulana Flash, menurut dia mengklaim termasuk irit bahan bakar dan tangguh.

Mobil ini memiliki berbagai keunggulan, terutama dalam hal efisiensi bahan bakar.

Tak bisa dipandang sebelah mata, meski sudah berusia lebih dari dua dekade, desain Panther tetap terlihat tangguh dan relevan di tahun 2025.

Baca Juga: Mobkas Toyota Razia GR Sport CVT 2022: Tampil Sporty, Harga Update Terbaru

Selain itu, Panther memiliki sejarah yang panjang. Generasi pertama Panther keluar sekitar tahun 1990-an, dikenal sebagai Panther 23.

Desainnya pun terus berkembang, generasi (kedua & ketiga) membawa perubahan signifikan pada tahun 1996 & 2000-an.

Pada tahun 2004, desain Panther semakin modern  sudah model turbo, secara keseluruhan berbentuk kotak klasik.

Baca Juga: Perang SUV: Kia Sportage vs Hyundai Tucson, Perbandingan Paling Mencolok Soal Mesin, Simak

Ciri khas lainnya, desain lampunya berbentuk persegi panjang, terkesan klasik.

Kemudian, bumper besi yang kokoh juga menjadi kelebihan, karena dinilai lebih kokoh dibandingkan mobil-mobil lainnya.

Pelek mobil ini menggunakan ring 15 inci, yang lebih besar dibandingkan versi original yang menggunakan ring 13 inci.

Baca Juga: Perang SUV: Mitsubishi Pajero All New 2.4L Dakar 4x2 AT 2022 vs Fortuner All New 2.8L GR Sport AT 2022

Salah satu keunggulannya, yaitu suspensinya yang sangat nyaman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mukhtar Habib

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X